Hewan ternak di Salatiga mulai divaksin PMK
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan sapi ternak di Kradenan, Tingkir, Kota Salatiga sebagai upaya pengendalian dan menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Elshinta.com - Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan sapi ternak di Kradenan, Tingkir, Kota Salatiga sebagai upaya pengendalian dan menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kota Salatiga Henny Mulyani menjelaskan, satu botol vaksin mulai disuntikkan untuk 100 ekor sapi dengan takaran masing-masing satu ekor sapi 2 mililiter. Sapi yang mendapat vaksin PMK ini lanjutnya, adalah sapi ternak yang sehat.
"Sementara Kradenan dipilih pertamakali untuk penyuntikan vaksin PMK karena banyak peternak sapi di Kradenan dan Kradenan merupakan zona hijau PMK," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Minggu (26/6).
Menurut Henny, vaksinasi PMK ini sebagai upaya pengendalian agar PMK tidak menyebar, sedangkan hewan ternak yang suspec PMK ditangani dalam bentuk pengobatan yang sebagianya sudah mulai sembuh.
"Semua berikhtiar dalam penanganan PMK ini. Peternak juga harus bersihkan kandangnya agar hewan ternaknya tidak mudah kena PMK," tandasnya.
Sementara itu Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengatakan, di Jawa Tengah yang mendapatkan bantuan vaksin PMK sementara hanya delapan kabupaten/kota salah satunya Kota Salatiga.
"Pemkot Salatiga berusaha menuntaskan kasus PMK di Salatiga. Termasuk menyediakan vaksin PMK nantinya lebih banyak lagi," ujarnya.