Dua tahun vakum akibat pandemi, bazar buku internasional digelar di DIY
Setelah 2 tahun vakum akibat pandmei covid-19, bazar Buku Internasional 'Big Bad Wolf Books' kembali digelar secara offline di Yogyakarta. Gelaran bazar buku internasional ini akan mengobati kerinduan para pecinta buku di Yogyakarta.
Elshinta.com - Setelah 2 tahun vakum akibat pandmei covid-19, bazar Buku Internasional 'Big Bad Wolf Books' kembali digelar secara offline di Yogyakarta. Gelaran bazar buku internasional ini akan mengobati kerinduan para pecinta buku di Yogyakarta.
Bazar Buku Big Bad Wolf Books sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan menyebarkan budaya gemar membaca sejak dini tersebut akan digelar pada tanggal 28 Juli – 7 Agustus 202 di Terminal B Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Rangkaian tour Big Bad Wolf Books Indonesia 2022 ini menghadirkan 35.000 judul baru dan diskon meriah 50-90%. Bazar ini menghadirkan akses buku internasional yang bermutu dengan harga terjangkau bagi semua genre. Harapannya membaca akan menciptakan generasi Indonesia yang lebih unggul.
“Kegiatan membaca adalah kegiatan positif yang bisa dilakukan di mana pun dan waktu kapan pun, terbukti pada masa pandemik kegiatan membaca terus berlangsung giat. Masyarakat yang mempunyai budaya membaca tinggi, akan menjadi suatu negara yang maju dan juga memiliki angka kekerasan yang rendah,” ujar Uli Silalahi, Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Selasa (26/7).
Berdasarkan Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat skor literasi digital tertinggi yaitu 3,71 dari 34 provinsi di Indonesia. Hal ini semakin mengukuhkan Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota budaya.
Selain menghadirkan buku-buku internasional, Big Bad Wolf Books offline di Yogyakarta juga menyuguhkan buku-buku lokal. Juga ragam program dan kompetisi menarik akan diadakan pada Bazar Buku Big Bad Wolf Books di Yogyakarta, diantaranya program Beli 2 Gratis 1 Buku Little Hippo, buku disertai perlengkapan anak, serta banyak lagi program khusus yang diperuntukkan bagi para member Big Bad Wolf Books. Bagi para penggila buku, Big Bad Wolf Books juga akan mengadakan berbagai kontes dengan hadiah terbesarnya adalah 1 buah troli penuh dengan buku-buku yang bisa dibawa pulang langsung oleh pemenangnya.
Para pengunjung yang hadir juga bisa berpartisipasi dalam menyebarkan kebaikan melalui buku, kepada saudara-saudara kita yang berada di pelosok tanah air dengan cara mendonasikan buku-buku yang disediakan di korner Red Readerhood (RRH). Buku-buku ini akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan melalui kerja sama bersama Rumah Dongeng Mentari.
Selepas bazar buku di Surabaya, kini Yogyakarta menjadi kota kedua yang menjadi tujuan Big Bad Wolf Books menjumpai para pencinta buku dalam rangkaian tour 4 kota besar di Indonesia. Selanjutnya, kota berikutnya adalah Bandung dan Jakarta.