Tim SAR gabungan temukan jasad pria yang hilang sejak seminggu lalu
Tim Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba yang berjumlah 7 orang bersama Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian seorang pria yang hanyut di Sungai Parhasioran Aek Sidoras Kec. Siborong-borong Kab. Tapanuli Utara.
Elshinta.com - Tim Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba yang berjumlah 7 orang bersama Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian seorang pria yang hanyut di Sungai Parhasioran Aek Sidoras Kec. Siborong-borong Kab. Tapanuli Utara.
Kondisi medan yang terjal dan sempitnya sungai serta sulit dijangkau kendaraan, menjadi kendala dikarenakan tim tidak dapat menurunkan perahu rafting untuk menyusuri sepanjang aliran sungai, sehingga diputuskan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan cara Scouting darat yaitu melakukan penyisiran di sepanjang kiri dan kanan tepi sungai menuju hilir dengan cara berjalan kaki.
Kepala Basarnas Medan, Budiono melalui Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip mengatakan, Setelah pencarian di hari pertama dilakukan tidak membutuhkan hasil, akhirnya dilanjutkan dengan metode yang sama yaitu melakukan pencarian dengan cara berjalan kaki di sepanjang tepi sungai, dengan mengarahkan semua kekuatan Tim SAR gabungan yang terlibat dan juga masyarakat setempat. Akhirnya, sekitar pukul 09.00 wib pagi tadi, Tim SAR gabungan menemukan korban berada diantara himpitan batu yang berada di sungai dengan kedalaman sekitar 20 meter berjarak sekitar 300 meter dari LKP.
"Sempitnya ruang himpitan bebatuan sekitar penemuan menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan sehingga membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam hingga akhirnya Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dan langsung membawa ke rumah duka yang selanjutnya kami serahkan kepada pihak keluarga," jelasnya kepada Kontributor Elshinta, Diurnawan, Kamis (1/9).
Seperti diketahui sebelumnya. Senin (29/8) personil siaga Pos SAR Parapat Danau Toba menerima informasi terkait adanya seorang pria hanyut di Sungai Parhasioran Kec. Siborong-borong Kab Tapanuli Utara.
Menurut informasi yang diterima, kronologis kejadian bermula saat korban an. Johan Lumbantoruan (32) warga Desa Sigumbang Kec. Siborong-borong Kab Tapanuli Utara pergi ke ladang menggunakan sepeda motor pada Sabtu (27/08/2022) sore sekitar pukul 17.30 wib.
Namun, hingga larut malam korban tak kunjung kembali ke rumahnya, hingga akhirnya pihak keluarga berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun saat dilakukan pencarian pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor korban berada di tepi sungai yang berada di area ladang korban. Mendapati penemuan tersebut, keluarga korban menduga korban jatuh kesungai dan hanyut, hingga selanjutnya pada Senin (29/08/2022) pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Tapanuli Utara dan diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba.
"Kami mewakili Pimpinan dan keluarga besar Basarnas Medan mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggal, semoga keluarga diberikan kekuatan dan almarhum diiberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan ucapan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat," ucapnya.