Dukung bangkitnya UMKM, Bupati Kudus gratiskan izin PIRT selama 2 hari
Elshinta.com, Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah tahun lalu membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang lumpuh, terkena dampaknya. Berbagai bantuan dan pelatihan dilakukan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk membangkitkan kembali UMKM lokal.
Elshinta.com - Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah tahun lalu membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang lumpuh, terkena dampaknya. Berbagai bantuan dan pelatihan dilakukan Pemerintah Kabupaten Kudus untuk membangkitkan kembali UMKM lokal.
Jelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-473 Kabupaten Kudus, Bupati Kudus Hartopo gratiskan biaya izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) atau Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) selama dua hari kerja. Program yang dilaksanakan minggu depan itu untuk mendukung pengembangan UMKM lokal.
"Kami berencana menggratiskan biaya izin PIRT sebagai dukungan agar UMKM lokal bisa lebih berdaya," ucapnya usai membuka Pekan UMKM Kudus di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (12/9).
Program itu, lanjutnya, bisa membantu pelaku usaha agar fokus pada biaya produksi. Ia meminta pelaku usaha yang akan mengajukan izin PIRT segera melengkapi segala persyaratan sesuai ketentuan.
"Biar pelaku usaha bisa melaju lebih cepat dan fokus produksi," ujar Bupati.
Hartopo memuji keragaman UMKM yang ikut ambil bagian dalam pameran. Ini menjadi tanda perekonomian di Kudus mulai menggeliat. Hartopo berpesan agar pelaku UMKM terus merambah pasar digital untuk melebarkan pasar.
"Ragamnya banyak ya. Mulai dari makanan sampai baju muslim. Harus makin berkembang dan memanfaatkan pasar digital," imbuhnya.
Terkait keberadaan stan vaksinasi, bupati menjelaskan keberadaan stan sebagai komitmen Kabupaten Kudus menangani Covid-19 meski kasusnya sudah menurun. Namun, bagi warga yang akan vaksinasi dosis pertama, kedua dan dosis ketiga bisa juga datang langsung ke pameran.
Koordinator Kelompok Ecoprint Kudus Ayang Uti, Ima, menyampaikan senang bisa memperkenalkan ecoprint dalam pekan UMKM. Ia berharap adanya pekan UMKM bisa memperluas pasar hingga ke luar daerah Kudus.
"Ya semoga bisa melebarkan pasar sampai ke luar wilayah Kudus," ucapnya.
Ketua panitia sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kudus Syafrul Kamaludin menyampaikan terdapat 75 UMKM yang mengikuti even pekan UMKM.
"Ini bukti bahwa Bupati Kudus mendukung penuh pengembangan UMKM di Kudus," terang Syafrul.