Pemprov dan KPID Sumut sosialisasikan ASO dan penyiaran TV digital 

Elshinta.com, Pemerintah Sumatera Utara melalui Dinas Komunkasi dan Informatika (Kominfo) Sumut bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara terus berupaya dan komit untuk menyukseskan migrasi siaran televisi (TV) analog menuju siaran digital dan akan menerapkan Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022 mendatang.

Update: 2022-10-26 11:56 GMT
Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Sumatera Utara melalui Dinas Komunkasi dan Informatika (Kominfo) Sumut bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara terus berupaya dan komit untuk menyukseskan migrasi siaran televisi (TV) analog menuju siaran digital dan akan menerapkan Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022 mendatang.

Menurut Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus dalam paparannya saat kegiatan Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Penyiaran TV Digital di Hotel Madani Medan pada Selasa (25/10) menjelaskan peralihan tv analog ke digital ini, tidak hanya sekadar mengikuti kemajuan teknologi, namun lebih daripada itu juga untuk memberikan kualitas siaran yang baik kepada masyarakat Indonesia di mana pun berada sehingga program siaran semakin dinamis seiring era digitalisasi.

“Teknologi analog tidak lagi dapat mengimbangi pemenuhan industri penyiaran dalam hal penyaluran program siaran yang terus bertambah secara dinamis seiring era digitalisasi,” kata Ilyas Sitorus.

Sementara itu ketua Komisi Penyiaran Iindonesia Daerah (KPID) Sumut, Anggia Ramadhan dalam penjelasannya mengatakan perubahan siaran analog menjadi siaran digital penting bagi KPID karena tugas dan tanggung jawab akan semakin besar karena kedepannya akan chanel televisi akan bertambah yang tentu saja juga akan bertambahnya program siaran yang ada.

“Tugas KPI ini adalah bagaimana masyarakat mendapatkan tontonan yang disiarkan baik melalui lembaga penyiaran publik maupun swasta, tanggung jawab kita adalah mengawasinya. Makanya ketika ada perubahan teknologi dari analog ke digital ini, berarti kualitas siaran ini, program-programnya akan berkembang,” kata Anggia 
 
Selain itu Anggia juga mendorong bagaimana konten-konten siaran berbasis lokal untuk lebih di dorong agar dapat menjadi program bagi siaran publik dan swasta khususnya media televisi berjaringan sesuai dengan ketentuan undang undangan yakni sepuluh persen yang saat ini disiarkan pada waktu tengah malam melalui relay siaran nasional.

Anggia berharap dengan di mulainya siaran digital masyarakat dapat mendapatkan tontotan yang layak dan berkualitas yang mengedukasi terkhusus pada konten lokal, selain itu ia juga berharap adanya sosialisasi yang telah di lakukan dapat menginformasikan kepada masyarakat bahwa siaran digital tidak berbayar dan masyarakat menengah kebawah bisa mendapatkan Set Top Box (STB) dengan gratis yang pembagiannya melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika yang berdasarkan data keluarga miskin penerima bantuan.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut selain menghadirkan Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan Ketua KPID Sumut Anggia Ramadhan juga pemateri dari pihak TVRI, Suardi Chamong juga di hadiri dari Kadis Kominfo se-Sumut, dan kalangan mahasiswa dari beberapa Universitas yang ada di Medan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Rabu (26/10).

Tags:    

Similar News