Tiga kecamatan di Sukoharjo jadi penyumbang utama pendapatan daerah dari parkir
Elshinta.com, Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Jawa Tengah membidik peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpakiran. PAD tersebut berpotensi diperoleh dari pengelolaan parkir kendaraan dari tiga rayon atau wilayah yakni Kecamatan Sukoharjo, Grogol dan Kartosuro.
Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Jawa Tengah membidik peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpakiran. PAD tersebut berpotensi diperoleh dari pengelolaan parkir kendaraan dari tiga rayon atau wilayah yakni Kecamatan Sukoharjo, Grogol dan Kartosuro.
Koordinator perparkiran tahun 2022 Dishub Sukoharjo, Fuad Fahrudin mengatakan, pihaknya melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan lahan parkir di Sukoharjo. Dinas tetap memberlakukan sistem lelang untuk memaksimalkan pengelolaan. Total ada 12 rayon yang dilelang pada pihan ketiga meliputi 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo. "Lelang parkir 2023 sudah dilaksanakan sejak Desember 2022," kata Fuad, Kamis (12/1).
Dia menjelaskan, pendapatan dari sektor pengelolaan parkir tahun 2022 terealisasi sebesar Rp1,84 miliar dari plafon anggaran sebesar Rp1,145 miliar. Artinya pendapatan mampu melampaui target. Pihaknya menetapkan kenaian target pendapatan sebanyak 5,6 persen pada tahun 2023 mendatang.
Fuad mengakui, potensi parkir paling banyak disumbang dari tiga rayon di Sukoharjo, Grogol dan Kartasura. Pendapatan yang dibukukan tahun 2022 untuk Wilayah Sukoharjo Rp279 juta, Grogol Rp264 juta, dan Kartosuro Rp250 juta. "Kontribusi paling banyak di Sukoharjo terutama dipusat perekonomian seperti pasar, pusat perbelanjaan dan juga rumah makan atau restoran," ungkapnya.
Dia menambahkan, Dishub juga terus melakukan penataan lahan parkir dengan membidik potensi lahan baru serta meminimalkan risiko munculnya parkir liar. Tentunya dengan melibatkan pelaku usaha dan pihak terkait untuk pengelolaan lahan. Sebab, banyak lahan parkir ditepi jalan yang sudah diatur pengelolaannya oleh pemerintah daerah, diklaim oleh pihak tertentu.
Contohnya di Kawasan Solo Baru menjadi banyak lahan yang menjadi sasaran klaim. Sehingga kedepan, Dishub bakal menempatkan juru parkir resmi yang dilengkapi dengan seragam dan kartu anggota dari dinas.
"Kalau seperti ini kan kaitannya dengan karcis dan besaran retribusi yang ditarik resmi berlogo pemerintah daerah," tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.
Masih menurut Fuad, pendapatan parkir didominasi dari pasar, pusat perbelanjaan dan rumah makan. Sedangkan dari pariwisata belum terserap maksimal. Sehingga masih banyak potensi perparkiran yang bisa digarap secara maksimal khusunya dari tempat tempat wisata dikawasan selatan Kabupaten Sukoharjo.