Pangdam I BB bersama petani lakukan panen padi tanpa pupuk kimia 

Elshinta.com, Hasil panen padi yang menggunakan pupuk organik atau pupuk yang tidak menggunakan pestisida akan lebih mahal karena lebih aman dan sehat.

Update: 2023-03-06 19:34 GMT
Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasil panen padi yang menggunakan pupuk organik atau pupuk yang tidak menggunakan pestisida akan lebih mahal karena lebih aman dan sehat.

Hal ini disamapikan Pangdam I BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin usai melakukan panen bersama petani yang menjadi pendampingan Yayasan Bukit Barisan Peduli di Jalan Harmonika Baru Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Senin (3/6).

Dalam sampaiannya pangdam  I BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin juga mengatakan bahwa panen kedua yang di lakukan dengan metode penyuluhan kepada petani atau Demplot ini dengan menggunakan pupuk organik dan memanfaatkan lahan sempit pertanian di perkotaan untuk menghasilkan produk beras yang bermutu, aman dan sehat sehingga harga jual nya juga menjadi lebih mahal.

"Kita sudah melakukan panen kedua di Demplot bersama kelompok petani yang menjadi bagian dari city farming atau pertanian di kota dengan menggunakan pupuk organik, dan tentunya nantinya harga jualnya lebih mahal di banding beras yang menggunakan pipuk kimia" ujar pangdam, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi.

Lebih lanjut Daniel Chardin juga menyebutkan bahwa pendapingan Yayasan Bukit Barisan Peduli kepada para petani dilakukan dalam mengelola dana zakatnya yang terkumpul di Bukit Barisan peduli dengan memberikan bantuan pada para petani tanpa bunga dan hanya mengeluarkan zakat nya sehingga dapat terus menghasilkan aktifitas yang bergulir.

"Selain itu juga dengan pendampingan yang dilakukan ini nantinya diharapkan dapat membangun kesejahteraan sehingga ikut membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," ujarnya.  

Daniel Chardin juga mengatakan bahwa hasil panen dengan menggunakan pupuk organik menurutnya dari lahan percontohan seluas setengah hektar dari panen sebelumnya menghasilkan 2,2 ton menjadi 2,4 ton gabah. Selain itu dengan menggunakan pupuk organik tidak hanya menghasilkan beras yang tentu aman dan sehat.

"Juga ikut menghasilkan kembali tumbuhnya ekosistem lainnya seperti belut dan beberapa jenis ikan yang selama ini hilang saat menggunakan pupuk kimia," tandas Deniel. 

Tags:    

Similar News