Terdampak abu vulkanik, pelajar SD di lereng Merapi Boyolali dapat trauma healing 

Elshinta.com, Siswa-siswi yang bersekolah di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mendapatkan trauma healing dari jajaran TNI, Polri, dan juga relawan pada hari Rabu (15/3).

Update: 2023-03-15 23:57 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com

Elshinta.com - Siswa-siswi yang bersekolah di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mendapatkan trauma healing dari jajaran TNI, Polri, dan juga relawan pada hari Rabu (15/3). Hal itu agar mereka tetap tenang meski sekolahnya terdampak hujan abu vulkanik erupsi Gunung Merapi.

Salah satu sekolah yang mendapatkan trauma healing adalah SDN 2 Tlogolele. Trauma healing dengan pemberian motivasi ini dipimpin langsung Kabag  Personalia SDM Polres Boyolali,Kompol Darminto,mewakili  Kapolres Boyolali,AKBP Petrus silalahi.

"Kami mewakili pak Kapolres untuk hadir di tengah-tengah SDN 2 Tlogolele untuk memberikan motivasi dan semangat kepada siswa siswi yang sekolahnya terkena abu Merapi pada 9 Maret kemarin," ujar Kepala Bagian Personalia SDM Polres Boyolali, Kompol Erwin Darminto sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.

Erwin mengatakan, tujuan diberikan motivasi ini agar anak-anak dan para guru tetap semangat dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu juga pembekalan agar tidak takut akan kejadian bencana alam seperti erupsi Gunung Merapi.

"Dipilihnya SDN 2 Tlogolele sebagai sasaran motivasi karena sekolah ini berada di dekat dengan Gunung Merapi, yakni hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak," ujarnya.

Kepala SDN 2 Tlogolele, Nur Kholiq, menyambut positif pemberian trauma healing oleh jajaran Polres Boyolali. Dengan adanya trauma healing ini diharapkan siswa siswi kembali berceria seperti saat tidak ada bencana alam.

Dijelaskan, erupsi Gunung Merapi yang terjadi sejak Sabtu kemarin membawa dampak hujan abu vulkanik di Desa Tlogolele. Sehingga kondisi perkampungan termasuk sekolah diselimuti abu vulkanik.

"Dampak dari abu sebetulnya tidak terlalu parah karena tidak terdampak langsung. Ketebalan abu di lingkungan sekolah sekitar 1,5 centimeter. Kita berdoa saja mudah-mudahan erupsi Gunung Merapi segera berhenti dan kita bisa menjalankan proses belajar mengajar seperti biasanya," ujarnya.

Sementara, salahsatu siswa kelas VI Kristiyaningsih mengaku senang dengan adanya acara tersebut diwaktu sekolahannya dipenuhi abu Merapi.

"Ini tadi bermain bersama polisi dan TNI dan dapat hadiah buku," ujarnya.

Tags:    

Similar News