Petugas gabungan intensif patroli pasca insiden maut di ruas tol Semarang - Solo

Elshinta.com, Pasca insiden kecelakaan di ruas tol Semarang-Solo, tim gabungan terdiri dari Polres Boyolali, Polda Jawa Tengah dan badan usaha jalan tol intensif melakukan patroli di jalur tol.

Update: 2023-04-17 07:23 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasca insiden kecelakaan di ruas tol Semarang-Solo, tim gabungan terdiri dari Polres Boyolali, Polda Jawa Tengah dan badan usaha jalan tol intensif melakukan patroli di jalur tol.

"Kita bersama stake holder yang lain, ada dari pihak badan usaha jalan tol, PJR Polda Jateng dan Polres Boyolali mengintensifkan patroli gabungan di jalan tol wilayah hukum Polres Boyolali. Baik di jalur A maupun jalur B," kata Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (17/4). 

Petrus mengatakan, dalam patroli ini ditemukan beberapa pengguna jalan tol berhenti di bahu jalan tol. Ada sekitar 20 kendaraan. 

"Kami melakukan edukasi dan imbauan agar tidak menggunakan bahu jalan tol untuk istirahat. Jika ingin istirahat dipersilahkan di rest area terdekat atau keluar dari jalan tol. Jika sudah, boleh kembali perjalanan," ujarnya.

Petrus mengatakan, patroli gabungan terus diintensifkan dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tol. 

"Patroli dilakukan pada jam-jam mata mengantuk. Seperti kejadian kemarin lakalantas diantara jam 03.00 - 04.00, kemudian diantara jam 15.00 - 16.00. Itu jam-jam rawan mata lelah," ujarnya.

Petrus juga mengimbau kepada pemudik untuk mempersiapkan dengan baik kendaraannya serta mengecek kelengkapan surat-surat. Selain itu juga menyiapkan fisik dan kesehatan dengan baik. Perhatikan juga batas maksimum kecepatan.

"Jika merasa lelah berisitirahat di tempat yang telah disediakan. Jangan menggunakan bahu jalan tol. Atau jika masih jauh dari rest area silahkan keluar dulu dari jalan tol mencari tempat istirahat dan setelah kondisi baik bisa kembali ke jalan tol untuk melanjutkan perjalanan," ujarnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, dalam dua hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu (14-15/4/2023), peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Tol Semarang - Solo di wilayah Boyolali.

Peristiwa kecelakaan pada Jumat pagi melibatkan 8 kendaraan dan menyebabkan 21 korban masing-masing 8 orang meninggal dunia dan 13 lainnya luka-luka. 

Sedangkan peristiwa kecelakaan pada Sabtu sore melibatkan 2  kendaraan dan menyebabkan  5 orang korban masing-masing 3 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, dan 1 orang lainnya tidak mengalami luka.

Tags:    

Similar News