12 Mei 1998: Mengenang Tragedi Trisakti

Elshinta.com, 12 Mei 1998 menjadi hari yang kelam untuk mahasiswa Trisakti pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa serta puluhan lainnya luka.

Update: 2023-05-12 06:00 GMT
Penghargaan korban Tragedi Trisakti. (https://bit.ly/44X5zEW)

Elshinta.com - 12 Mei 1998 menjadi hari yang kelam untuk mahasiswa Trisakti pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa serta puluhan lainnya luka.

Krisis ekonomi, krisis politik, krisis hukum, dan krisis kepercayaan tengah melanda di Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia menderita dan merasa tak puas dengan kinerja pemerintahan Soeharto. Alhasil, para mahasiswa dan masyarakat bersatu untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.

Baca juga Kelamnya tragedi Trisakti 24 tahun silam

Mereka berdemo dengan tujuan untuk melengserkan Soeharto dari jabatannya sebagai presiden. Aksi demo tersebut bisa dikatakan berhasil. Namun, aksi yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat tersebut harus dibayar mahal dengan empat nyawa mahasiswa yang meninggal dunia.

Mereka meninggal akibat penembakan. Keempat mahasiswa tersebut adalah mahasiswa Universitas Trisakti, yaitu:

  1. Elang Mulia Lesmana (1978-1998)
  2. Heri Hertanto (1977-1998)
  3. Hafidin Royan (1976-1998)
  4. Hendriawan Sie (1975-1998)

Sumber: detik.com

Tags:    

Similar News