Tanam 400 ribu pohon, wujud komitmen SKK Migas pada pelestarian lingkungan
Elshinta.com, Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni menjadi peringatan bahwa semua orang harus turut andil dalam pelaksanaan menjaga hutan agar terus terawat hingga dimasa depan.
Elshinta.com - Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni menjadi peringatan bahwa semua orang harus turut andil dalam pelaksanaan menjaga hutan agar terus terawat hingga dimasa depan.
Tak mau ketinggalan SKK Migas Kalsul juga turut andil dalam melestarikan kembali hutan-hutan yang ada khususnya daerah Kalimantan dan Sulawesi.
Selain fokus pada penanaman pohon, ia juga tak mau ketinggalan dalam pelaksanaan bersih pantai yang dilaksanakan di Pantai Banua Patra, Balikpapan, Kalimantan Timur bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya yang dilaksanakan pada Sabtu (10/6/2023).
"Komitmen SKK Migas terhadap lingkungan hidup ditahun 2023 ini yaitu SKK Migas menanam dia juta pohon yang mana pohon-pohon ini yang merupakan pohon-pohon berkayu keras yang mana di area Kalimantan - Sulawesi kita menanam 400 ribu pohon, " jelas Kepala SKK Migas Kalsul, Azhari Idris.
Hingga saat ini pihaknya mengkonfirmasi penanaman telah sampai hingga 50 persen dan terus menggenjot agar bisa tercapai hingga 100 persen yang diperkirakan akan selesai akhir tahun ini.
"Yang kita tanam ini jenis bangkirai, ulin, dan sejenisnya ya dan kalau di Kalimantan Timur kita tanam daerah
DAS Kandilo yang berada di kabupaten Paser yaitu sebanyak 200 ribu pohon, dan 200 ribu lagi kita tanam di daerah bakau dan sebagainya yang tersebar di area Kalimantan Timur, " jelasnya lagi.
Ia menyebutkan hal ini sebagai salah satu bukti bahwa SKK Migas serius dalam turut andil soal Lingkungan Hidup. "Karna kita membuka lahan dibeberapa tempat, maka harus kita ganti juga dengan penanaman kembali lebih banyak pohon dari lahan yang kita buka ditempat yang lain, " tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Senin (12/6).
Ia juga menegaskan mau berapapun usia kita tetap harus menjaga kelestarian lingkungan hidup. "Jenjang usia berapapun terlebih kepada generasi muda kita, kita harus jaga lingkungan hidup kita yang dimulai dari diri kita sendiri, apapun kegiatan kita lingkungan adalah menjadi prasyarat dari kegiatan kita apalagi untuk generasi akan datang bisa menikmati hidup di alam yang damai dan bersahabat, kalau alam mau bersahabat dengan kita maka kita harus lebih dulu bersahabat dengan alam," tuturnya.