Pemkab Kudus tanggung biaya berobat korban rumah ambruk
Elshinta.com, Peristiwa robohnya rumah milik keluarga Harwono dan Karmi, warga Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati mendapat perhatian Bupati Kudus Hartopo yang langsung datang ke lokasi untuk menyerahkan bantuan dan menanggung biaya pengobatan, Kamis (15/6).
Elshinta.com - Peristiwa robohnya rumah milik keluarga Harwono dan Karmi, warga Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati mendapat perhatian Bupati Kudus Hartopo yang langsung datang ke lokasi untuk menyerahkan bantuan dan menanggung biaya pengobatan, Kamis (15/6).
Harwono menceritakan rumahnya ambruk pada Senin (12/6) dini hari setelah diguyur hujan deras semalaman. Dia dan istri sempat dilarikan ke rumah sakit, namun hanya menjalani rawat jalan.
Sebagai wujud empati, bupati melalui Baznas Kudus menyerahkan bantuan renovasi rumah senilai 17,5 juta rupiah. Ditambah bantuan bahan material bangunan dari BPBD Kudus. Hartopo menjelaskan Harwono termasuk masyarakat kurang mampu.
"Tentu saja Pak Harwono perlu mendapat uluran tangan dari Pemkab Kudus. Apalagi, anak Pak Harwono masih usia sekolah," urainya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (15/6).
Bupati juga menengok Karmi yang masih sakit dalam kondisi yang masih lemas dan terbaring di kasur, bupati siap menanggung biaya obat-obatan dan perawatan yang dibutuhkan.
Dijelaskan, konstruksi rumah Harwono memang rawan roboh, sebab kerangka rumah tidak kuat dan terlihat tidak direncanakan dengan baik. Oleh karena itu, bupati meminta agar renovasi rumah yang segera dilakukan harus benar-benar dirancang agar tak mudah ambruk.
Sementara itu, Ketua Baznas Kudus Noor Badi menjelaskan telah digandeng Bupati Kudus untuk bantuan sosial yang sifatnya insidental. Seperti kejadian rumah ambruk di Tumpangkrasak maupun kebakaran di Loram Wetan.