Semangat gelorakan Pancasila dari Yogya dan Bali
Elshinta.com, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bali memiliki semangat yang sama dalam menggeloraka ideologi Pancasila. DIY memiliki Perda Pendidikan Pancasila dan Bali mempunyai Peraturan Gubernur (Pergub) Bulan Bung Karno.
Elshinta.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bali memiliki semangat yang sama dalam menggeloraka ideologi Pancasila. DIY memiliki Perda Pendidikan Pancasila dan Bali mempunyai Peraturan Gubernur (Pergub) Bulan Bung Karno.
Di Bali semangat menggelorakan Pancasila dilaksanakan melalui Bulan Bung Karno dengan menggelar berbagai kegiatan dengan dasar Pergub no 19/2019. Kegiatan dalam rangka Bulan Bung Karno digelar sebulan penuh ini untuk membumikan pemikiran Bung Karno. Untuk pelaksanaan teknis Bulan Bung Karno diterbitkan surat edaran nomor 1549 tentang Bulan Bung Karno. Pelaksanaan teknis hampir di tiap desa dan kelurahan dengan dilaporkan ke pemda dan Gubernur.
"Bulan Bung Karno ini tampilkan kebudayaan, tari terinspirasi dari pemikiran Bung Karno. Untuk Pembiayaan keroyokan tapi gotong royong di support seluruh perangkat daerah," ujar Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol Bali, Komang saat berdialog dengan Komisi A DPRD DIY di Kantor Gubernur Bali, Senin (3/7/2023).
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengatakan melalui jalan kebudayaan, DIY dan Pemda Bali memiliki semangat sama dalam upaya menggelorakan ideologi Pancasila dalam kehidupan kebangsaan.
Salah satu jalan implementasinya adalah lewat langkah nyata pelaksanaan Pendidikan Pancasila dalam momen Bulan Bung Karno lewat beragam kegiatan bernuansa kebudayaan yang khas di masing-masing daerah.
"DIY memiliki Perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dan selama Bulan Bung Karno kita gelar sejumlah kegiatan untuk membumikan Pancasila dalam hati dan pikiran kita semua. Bali, punya Pergub untuk jalankan pendidikan Pancasila. Kita saling belajar dan berdialog agar ke depan Bali juga punya peraturan daerah Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan," ujar Eko Suwanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Rabu (5/7).
Politisi PDIP Yogyakarta itu mengatakan adanya Pergub Bulan Bung Karno di Bali, menunjukan komitmen bersama ajarkan Pancasila sekaligus hargai dan menghormati Bulan Bung Karno. Di DIY, peringatan hari lahir Pancasila, rangkaian sampai 17 Agustus, salah satu yang khusus, peringatan hari lahir Pancasila pada 1Juni.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, mengatakan selama masa pelaksanaan Bulan Bung Karno animo masyarakat sangat besar utamanya kala digelar Konser Bakti Sukarno yang dihadiri banyak anak muda belasan ribu di Bangli.
"Acara berbasis budaya dalam pelaksanaan Bulan Bung Karno, bukan saja hadirkan hiburan tapi ada juga pemutaran film berkaitan sejarah pemikiran Bung Karno," katanya.
Untuk anggaran pelaksanaan Bulan Bung Karno ini dilaksanakan dengan gotongroyong, sepeti dari pemda Bali berdasar Pergub dan dilaksanakan dengan pelibatan penuh peran masyarakat dan desa adat.
Puncak Bulan Bung Karno di Bali, dimeriahkan dengan orkestra kebudayaan, baca puisi, menyanyi dan lain-lain. Kemudian pada tanggal 21 Juni, ziarah ke makam Bung Karno. Selain itu juga digelar seminar nasional tentang Pancasila. Kemudian juga diadakan lomba sejak April-Mei, seperti lomba pidato, baca berita dan dokumenter.