Sebanyak 354 jamaah haji Kloter 5 asal Medan dan Tanjung Balai tiba di Asrama Haji Medan
Elshinta.com, Sebanyak 354 jamaah haji Kloter 5 asal Medan dan Tanjung Balai tiba di Asrama Haji Medan sekira pukul 09.30 WIB pada Minggu (9/7/23) setelah sebelumnya landing di Bandara Kuala Nami sekira pukul 07.45 WIB.
Elshinta.com - Sebanyak 354 jamaah haji Kloter 5 asal Medan dan Tanjung Balai tiba di Asrama Haji Medan sekira pukul 09.30 WIB pada Minggu (9/7/23) setelah sebelumnya landing di Bandara Kuala Nami sekira pukul 07.45 WIB. Kepulangan jamaah haji Kloter 5 disambut Kakanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi, Kakan Kemenag Medan Himpun Siregar, Kakan Kemenag Tanjung Balai, H Al Ahyu, Kabid Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji DR Torang Rambe, Ketua KBIH An Nabawy Ustad H Harmen Tanjung dan Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus yang menjemput mertuanya.
Diawali pembacaan doa oleh Bonggal Ritonga, Ketua Kloter 5. Selanjutnya Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi berharap haji dan hajjah Kloter 5 Medan Tanjung Balai menjadi haji dan hajjah yang mabrur. "Kepada bapak ibu jamaah Kloter 5 doa dan harapan kami tetap jadi haji mabrur. Ahlan wa sahlan, selamat datang tamu Allah para dhuyufurrahman di Tanah Air. Kami lihat dari wajah ceria, bahagia, tak ada rasa capek, berarti sudah ada tanda tanda haji mabrur," ujarnya.
"Bapak ibu sebentar lagi gabung dengan keliarga setelah 40 hari meinggalkannya. Insya Allah hari ini gabung dengan keluarga. Bapak Ibu tak bawa dosa, sudah bersih. Jadi jaga haji dan hajjah mulai dari perkataan yang sopan lemah lembut jangan ada singgung orang lain. Bawa ketenangan dan kebahagian di keluarga kita, di lingkungan, di kantor dengan membawa haji mabrur sehingga orang tenang, nyaman dan puas," tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Senin (10/7).
Sementara Tim Kesehatan Haji Sumut melalui dr Nora Nasution menerangkan tentang kesehatan jamaah. Menurutnya, pihaknya memantau 14 hari para jamah. "Kartu K3JH akan dibagikan kepada jamaah. Digunakan pada saat jamaah sakit berobat ke Puskesmas dan bila tidak sakit selama14 hari sejak tanggal pulang maka kembalikan juga kartu tersebut ke Puskesmas. Pastilan jamaah mendapatkan kartu tersebut. Bawa kartu ke Puskesmas kalau sakit disana nanti ada pemeriksaan sakit jamaah dan dicatatkan," ucapnya.
Sementara Ibu Hj Nurijah Pasaribu mertua Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus mengatakan selama mengerjakan ibadah haji di Madinah dan Makkah tidak ada kekurangan satu apapun, kesehatan bagus, makanan bagus, pelayanan pun juga bagus. "Hanya saja saat di Arafah dan Mina, kamar mandi di tempat tersebut terlalu kecil dan jumlahnya pun sedikit. Lalu saat melontar karena tempatnya jauh, banyak jamaah yang keliru, saya pun juga keliru. Harapan kami pada saat musim haji tahun depan kuota haji ditambah dan living cost juga ditambah," tutup Ibu Hj Nurijah Pasaribu.