Gelar tradisi Merti Dusun, warga Desa Badung kirap gunungan hasil bumi keliling kampung 

Elshinta.com, Tradisi budaya masyarakat Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang layak dipertahankan, adalah acara Kirab Tumpeng Agung dalam rangka Merti Dusun yang digelar oleh warga masyarakat Dusun Kebun Agung, Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro.

Update: 2023-07-16 18:14 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com

Elshinta.com - Tradisi budaya masyarakat Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang layak dipertahankan, adalah acara Kirab Tumpeng Agung dalam rangka Merti Dusun yang digelar oleh warga masyarakat Dusun Kebun Agung, Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan pada Sabtu (15/7/2023) di dusun setempat sebagai wujud  syukur kepada Sang Pencipta dan mengharap keberkahan-Nya.

Ditemui di sela acara, Kepala Dusun Kebun Agung, Mudzakir menjelaskan, kegiatan kirab tersebut melibatkan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Wonosegoro, beberapa pejabat tingkat kabupaten dan seluruh warga masyarakat Dusun Kebun Agung.

Tumpeng atau gunungan yang dikirab merupakan hasil bumi masyarakat seperti padi, singkong, jagung dan hasil bumi lain yang ditanam oleh warga setempat.

"Supaya dalam kegiatan tahunan ini, kirab hasil bumi itu menjadi sebuah keberkahan untuk seluruh petani masyarakat Kebun Agung secara umum," katanya.

"Kita bentuk sebuah tumpeng atau gunungan itu adalah melambangkan berbagai unsur masyarakat, berbagai unsur hasil bumi itu kita kumpulkan supaya menjadi satu kekuatan juga rasa syukur karena itu diatas itu lancip artinya kita menuju Yang Maha Kuasa."kata Mudzakir seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto.

Sementara itu, Bupati Boyolali M. Said Hidayat yang turut menghadiri acara tersebut mengapresiasi keguyuban dalam penyelenggaraan kirab budaya yang diadakan dusun Kebun Agung. Baginya, itu merupakan salah satu wujud implementasi semangat membangun Boyolali Metal.

"Ini hendaknya dapat menjadi contoh se-Kabupaten Boyolali ini dalam rangka bagaimana menjaga semangat persatuan dan kesatuan dan menjaga nilai-nilai budaya tradisi yang harus kita jaga." ungkap orang nomor satu di Boyolali tersebut.

Untuk diketahui, pada kegiatan kirab budaya Tumpeng Agung tersebut, turut diselenggarakan pula sosialisasi rokok ilegal dari Kantor Bea Cukai Surakarta. Sosialisasi tersebut dimaksudkan agar masyarakat lebih waspada dan mengenal bahaya rokok ilegal.

Tags:    

Similar News