dr Lula Kamal ingatkan ancaman serius narkoba bagi generasi muda

Elshinta.com,  Ancaman narkoba bagi generasi muda harus diantisipasi sejak dini apalagi mayoritas pengguna narkoba adalah generasi mileneal yang merupakan penentu arah bangsa ke depan bahkan korban dari barang haram tersebut sudah tidak mengenal jenis kelamin, usia dan kasta sehingga siapapun bisa terkena narkoba.

Update: 2023-08-10 13:47 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Ancaman narkoba bagi generasi muda harus diantisipasi sejak dini apalagi mayoritas pengguna narkoba adalah generasi mileneal yang merupakan penentu arah bangsa ke depan bahkan korban dari barang haram tersebut sudah tidak mengenal jenis kelamin, usia dan kasta sehingga siapapun bisa terkena narkoba.

"Jauhi narkoba dan yang  sudah mermakai berhenti mulai saat ini juga karena kalau sudah terkena sulit untuk melepaskannya:" kata pemerhati masalah kesehatan dan narkotika dr Lula Kamal pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru UPN Veteran Jakarta  yang berlangsung di Tennis Indoor, Senayan, Rabu (9/8/2023).

Menurut dr Lula generasi muda saat ini jangan sekali-kali untuk mencicipi narkoba karena hanya merupakan kenikmantan sesaat namun dampaknya akan berlangsung lama karena menyerang seluruh sel-sel dalam otak dan bisa berujung kematian.

"Pengobatannya sangat sulit apalagi kalau yang sudah ketergantungan dan tentunya memerlukan biaya yang besar itupun tidak menjamin akan bisa sembuh total," ujar Lula yang juga Caleg Dapil 2 dari PAN. 

Selain itu, lanjut Lula, pengguna narkoba biasanya punya halusinasi yang sangat tinggi yang akan mrembahayakan orang di sekitarnya.

"Dampaknya bukan hanya pada psikis tapi juga kejiwaaan terhadap pengguna seperti rasa takut yang berlebihan atau sebailiknya sehingga memerlulan pengawasan dari semua pihak bukan hanya keluarga," tambahnya.

Lula menceritakan dampak buruk dari penggunaan narkoba entah itu ganja, sabu, kokain dan jenis lainnya. Menurutnya, yang paling banyak digunakan saat ini adalah sabu karena efeknya akan terasa pada penggunannya dimana penggunannya akan punya daya khayal tinggi tanpa berpikir dampak panjangnya.

"Sabu saat ini paling banyak digunakan oleh para pengguna karena dinilai  punya dampak langsung saat memakainya," ujarnya.

Lula pun mengingatkan agar para mahasiswa  untuk menjauhi dan jangan sekali-kali untuk mencoba narkoba apapun jenisnya. 

"Pesan saya, jauhi narkoba dan say no to drugs karena jika sudah menggunakan cara apapun digunakan untuk mendapatkannya." pinta dr Lula.

Berdasarkan data BNN kelompok usia pengguna narkoba saat ini  ada pada usia 25 hingga 49 tahun dimana pada usia tersebut merupakan usia produktif sehingga harus ada langkah yang lebih strategis dalam penangannnya. 

Tags:    

Similar News