146129 batas nomor porsi aman sementara calhaj Sumut 2024
Elshinta.com, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sumatera Utara, H.Ahmad Qosbi MM, menyebutkan nomor porsi bagi masyarakat Sumatera Utara yang akan menunaikan ibadah haji di tahun 1445 H/ 2024 H, berada diurutan 0200137802 hingga 0200146129.
Elshinta.com - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sumatera Utara, H.Ahmad Qosbi MM, menyebutkan nomor porsi bagi masyarakat Sumatera Utara yang akan menunaikan ibadah haji di tahun 1445 H/ 2024 H, berada diurutan 0200137802 hingga 0200146129.
Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat evaluasi penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1444 H/ 2023 M Embarkasi/Debarkasi Medan yang digelar di Asrama Haji Medan, Minggu (13/8/2023). Hadir dalam rapat tersebut di antaranya, Kepala Bidang Haji dan Umrah Kemenag Sumut, Kepala UPT Asrama Haji Medan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Pimpinan Angkasa Pura II, petugas kloter.
"Jadi porsi terakhir tahun ini yang berangkat 0200, ini kode area. 137801 itu porsi terakhir berangkat. Kuota kita 8.328, kalau ditambah segitu, berarti aman sementara posisinya tahun depan porsi yang berangkat itu 146129. Itu perkiraan, aman sementara. Tapi pengalaman saya 11 tahun, Kasi Haji, tidak kurang dari 2000 yang batal di Sumatera Utara setiap tahun. Jadi jika misalnya di 146129 ini bisa di 148 ribuan. Itu pengalaman kita,setiap tahun tidak kurang dari 2000 yang batal. Ditambah lagi jamaah lansia yang berangkat tahun ini," urai Ahmad Qosbi.
Karenanya, dia berharap para Kepala Seksi (Kasi) di setiap daerah kabupaten/kota melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) atau Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh untuk mulai mendata dan persiapkannya sebelum musim pelaksanaan haji 2024.
"Paling tidak paspor yang porsi awal sementara ini, sudah siap. Jadi ke depannya kita sudah tenang," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Senin (14/8).
Ia menyebutkan, berdasarkan pengalaman tahun 2023 dari 8.328 kuota haji Sumatare Utara, terdapat 67 jamaah yang tidak melakukan penulasan. Namun begitu. yang ternyata berangkat ke Tanah Suci hanya sebanyak 8.165 orang saja. Artinya ada sebanyak 163 orang yang tidak jadi berangkat haji. Dengan berbagai alasan, seperti berharap masih ada penggabungan, pendampingan, terlalu besar biaya ibadah haji (Bipih). Selain itu ada juga karena belum sempurna manasiknya.
"Apabila ada yang berharap seperti pendampingan atau penggabungan, kami memohon dan meminta agar pada bapak ibu, aturan ini dijelaskan. Penggabungan tidak ada, yang ada pemberian kuota khusus bagi lanjut usia," imbuhnya.
Terlebih lanjutnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dianggap berhasil meskipun seluk beluk dan berbagai problem yang ada. Namun, kemungkinan besar di tahun 2024, kuota lanjut usia akan ditambah. karenanya, pihaknya berharap ke depannya Embarkasi Medan, bisa memberikan pelayanan yang luar biasa bagi jamaah Sumatara Utara.
"Alhamdulullah, di Embarkasi dan Debarkasi, kita tidak kurang dari 20 memberangkatkan kursi roda setiap keberangkatan. Alhamdulillah berkurang yang palai kursi roda. karena sehat," pungkasnya.