Kemarau panjang, warga Cibeber, Cianjur manfaatkan air sungai untuk MCK

Elshinta.com, Warga di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus dampak musim kemarau yang sudah terjadi hampir dua bulan.

Update: 2023-08-14 20:23 GMT
Sumber foto: A Purwanda/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK) dampak musim kemarau yang sudah terjadi hampir dua bulan.

Seorang warga Kampung Bolang, Desa Cimanggu, Cibeber, Ajeng (25) mengaku sejak dua bulan terakhir sumber air dan sumur milik warga mengering dampak musim kemarau.

"Meskipun air sungainya keruh dan tidak layak, kita terpaksa menggunakannya untuk kebutuhan MCK. Karena, sumber air dan sumur-sumur warga mengering," kata Ajeng, kepada wartawan, Senin (14/8).

Ajeng menyebutkan, dia dan warga lainnya setiap pagi membawa dua ember besar berisi pakaian kotor untuk dicuci di antara bebatuan aliran sungai Cikondang, Cibeber.

"Tiap pagi dan sore, warga berduyun-duyun ke Sungai Cikondang untuk sekedar mencuci pakaian dan peralatan memasak, bahkan mandi," jelasnya.

Sementara itu, warga lainnya Amin (47) mengungkapkan, harus menghemat penggunaan air bersih dari sumur rumah miliknya yang debit airnya terus menyusut.

"Musim kemarau diprediksi masih akan terus berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Jadi warga harus dapat menghemat ketersediaan air bersih di sumur-sumur mereka," ungkapnya.

Amin mengaku kerepotan dengan kondisi sulitnya air bersih. Selain setiap hari dituntut ke sungai untuk kebutuhan MCK, juga harus membeli air bersih lebih banyak untuk kebutuhan memasak.

"Berharap bisa mendapatkan bantuan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan MCK dan memasak sehari-hari," tandasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Angga Purwanda.

Tags:    

Similar News