Karhutla hanguskan 4.700 hektar lahan Gunung Arjuna, Ringgit dan Welirang 

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Arjuna, Ringhit dan Welirang hingga hari ini, Jumat (8/9) telah menghanguskan 4.700 hektar lahan. Jumlah terluas ada di daerah Kabupaten Pasuruan dengan luasan 2.400 hektar. 

Update: 2023-09-08 16:43 GMT
Sumber foto: Mustaghfirin/elshinta.com.

Elshinta.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Arjuna, Ringhit dan Welirang hingga hari ini, Jumat (8/9) telah menghanguskan 4.700 hektar lahan. Jumlah terluas ada di daerah Kabupaten Pasuruan dengan luasan 2.400 hektar. 

Hal itu disampaikana Sekda Pemprof Jatim, Adi Karyono saat memberikan laporan dalam rakor penanganan kebakaran bersama Kepala BNPB Pusat, Let. Jend. TNI Suharyanto di Pendopo Kaliandra, Jumat (8/9).

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuna tahun 2023, pertama terjadi pada Sabtu (26/8/2023) dini hari. Api pertama terlihat di lahan Perhutani masuk Desa Toyomarto, Kabupaten Malang. Karena cuaca panas dan angin kencang api merambat hingga masuk lahan Taman Hutan Raya (Tahura) meliputi wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto serta Kota Batu.

"Hingga hari ini kita belum bisa menentukan penyebab kebakatan, namun disinyalir adalah 'humam error' dari pemburu liar," terang Adi Karyono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mustaghfirin.

Sejak diturunkan, hingga hari ini, heli BNPB telah melakukan penerbangan sebanyak 105 terbang melakukan water bombing. Dengan kapasitas air sekali angkut, 1.000 liter. Selain satu heli, penanganan kebakaran di Gunung Arjuna, Ringgit dan Welirang juga melibatkan 1.200 orang dari lintas lembaga termasuk masyarakat penyangga hutan.

"Hari ini kita datangkan lagi satu helikopter Puma dengan kapasitas angkut 4.000 liter. "Semoga kahutla di Gunung Arjuna ini bisa segera teratasi," pungkas Sekda Provinsi Jatim, Adi Karyono.

Tags:    

Similar News