Satwa dilindungi jadi korban karhutla Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit

Karhutla Gunung Arjuna, Gunung Ringgit dan Gunung Welirang yang terjadi sejak Sabtu (26/8/2023), selain membakar lahan, hewan dilindungi seperti kijang ditemukan mati mengenaskan akibat terbakar, Selasa (5/9/2023).

Update: 2023-09-11 15:27 GMT
Sumber foto: Mustaghfirin/elshinta.com.

Elshinta.com - Karhutla Gunung Arjuna, Gunung Ringgit dan Gunung Welirang yang terjadi sejak Sabtu (26/8/2023), selain membakar lahan, hewan dilindungi seperti kijang ditemukan mati mengenaskan akibat terbakar, Selasa (5/9/2023).

Bangkai kijang yang diperkirakan masih berusia muda tersebut ditemukam masyarakat penyangga hutan bersama relawan saat melakukan penyisiran di jalan sikut sisi barat Sumber Air Putuk Bunder, lereng Gunung Ringgit. 

"Untuk memastikan api tidak menjalar, kami menyisir bekas-bekas kebakaran di sisi barat sumber dan menemukan bangkai kijang yang sudah gosong," tutur Darmawan salah seorang relawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mustaghfirin, Senin (11/9).

Terkait penyebab matinya satwa dilindungi kijang di lokasi karhutla Gunung Ringgit itu tidak diketahui pasti apakah sebelumnya ditembak pemburu liar atau karena terjebak kebakaran. Saat ditemukan kondisi kijang sudah hangus dan hanya menyisakan sedikit bagian tubuh kijang.

"Nah kalau penyebabnya kita gak tahu, karena kondisi bangkai sudah hangus" tandar Darmawan.

Karena kondis malam dan bangkai Kijang sudah hangus, rombongan petugas hanya mengambil dokumen dan selanjutnya meninggalkan lokasi.

Penanganan karhutla di kawasan Tahura selain membuat skat api, petugas dan relawan yang melakukan pemadaman melalui darat juga melakukan penyisiran untuk memastikan api tidak menjalar ke lahan baru. Termasuk fasum sumber mata air yang disalurkan ke masyarakat lereng gunung.

Tags:    

Similar News