50 tangki air bersih dikirim ke Wonosegoro, Wonosamodro dan Tamansari
Menyikapi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah akhir-akhir ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberangkatkan secara langsung oleh Bupati Boyolali, M. Said Hidayat di halaman Kantor Bupati Boyolali, Selasa (19/09/2023).
Elshinta.com - Menyikapi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah akhir-akhir ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberangkatkan secara langsung oleh Bupati Boyolali, M. Said Hidayat di halaman Kantor Bupati Boyolali, Selasa (19/09/2023).
Ketua Baznas Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid mengatakan, bantuan air bersih yang diserahkan sebanyak 50 tangki didistribusikan ke tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Wonosegoro, Wonosamodro dan Tamansari dengan jumlah anggaran Rp32,5 juta.
“Bantuan air bersih untuk masyarakat Boyolali yang membutuhkan sebanyak 50 tangki air. Dana tersebut bersumber dari zakat para ASN di Boyolali. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menyelesaikan persoalan di sana, karena ini persoalan kemanusiaan dimana kemanusiaan ini menjadi prioritas utama,” kata Jamal seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (20/9).
Terkait hal ini Bupati Boyolali Muhamad Said Hidayat mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kegotongroyongan semua stake holder untuk memberikan penyelesaian masalah kekeringan di Kabupaten Boyolali.
“Pemerintah Kabupaten Boyolali menyampaikan terima kasih dan semoga doa kita semua kekeringan segera berakhir. Dan semangat kegotongroyongan ini harus terus kita tanamkan, kita jaga, sehingga apa yang kita hadapi dapat kita berikan solusi terbaik untuk masyarakat Kabupaten Boyolali,” kata Said Hidayat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, Suratno menyebutkan terdapat enam kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Boyolali yang kini bertambah meluas di empat kecamatan menjadi 10 kecamatan terdapak.
“Enam kecamatan yang sejak awal ditetapkan ada Kecamatan Kemusu, Wonosegoro, Wonosamodro, Juwangi, Musuk, Tamansari bertambah ada Kecamatan Selo dan Cepogo, Gladagsari dan Kecamatan Andong,” ujarnya.