Survei SMRC ungkap mayoritas massa 212 dukung Prabowo di putaran kedua Pilpres
Jika Prabowo Subianto 'duel' dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, alumni Aksi 212 dan simpatisan akan mendukung Prabowo. Demikian temuan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Elshinta.com - Jika Prabowo Subianto 'duel' dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, alumni Aksi 212 dan simpatisan akan mendukung Prabowo. Demikian temuan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Hasil survei terbaru SMRC menunjukkan 59 persen simpatisan 212 memilih Prabowo dalam skenario 'head to head', dan hanya 29 persen yang berpihak kepada Ganjar. Sedangkan 11 persen sisanya memilih tidak menjawab.
“Sebaliknya, yang tidak mendukung gerakan 212, hanya 38 persen yang memilih Prabowo dan 54 persen memilih Ganjar, dan 8 persen tidak jawab," kata Saiful Mujani dalam keterangannya.
Sementara dari yang mengaku pernah ikut gerakan atau Aksi 212, sebanyak 57 persen memilih Prabowo, hanya 20 persen memilih Ganjar, dan 23 persen tidak jawab.
Sedangkan yang mengaku tahu tapi tidak pernah ikut aksi tersebut, 47 persen memilih Prabowo Subianto, 43 persen memilih Ganjar Pranowo, dan masih ada 10 persen yang tidak menjawab.
Data ini, menurut Saiful, cukup konsisten. Walaupun elite 212 belum mengambil keputusan resmi, tapi massa pendukungnya di tingkat bawah sudah memiliki preferensi politik.
“Walaupun keputusan resmi dari elite 212 belum keluar, namun massa pendukung 212 di tingkat bawah cenderung memilih Anies dan Prabowo,” kata dia seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Jumat (22/9).
Namun, apabila nanti Anies ternyata gagal jadi peserta atau gugur di putaran pertama, maka massa 212 akan solid mendukung Prabowo.
“Sebaliknya, yang tidak mendukung gerakan 212 cenderung akan mendukung Ganjar Pranowo," ucap Saiful Mujani.
Survei SMRC dilakukan dalam rentang waktu 31 Juli hingga 11 Agustus 2023 dengan melibatkan sebanyak 4.260 responden.
Metode yang digunakan yakni stratified random sampling dengan tingkat kepercayaan survei ini berada di kisaran 95 persen. Adapun Margin of error survei kurang lebih 1,65 persen.