Tradisi siraman air kembang jadi upacara penutupan pengukuhan personil baru Polres Kudus
Tujuh personil Bintara Remaja Gelombang I Tahun 2023 Polres Kudus Jawa Tengah mengikuti Upacara Penutupan Pembinaan Tradisi Pembaretan di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Kudus, Senin (9/10).
Elshinta.com - Tujuh personil Bintara Remaja Gelombang I Tahun 2023 Polres Kudus Jawa Tengah mengikuti Upacara Penutupan Pembinaan Tradisi Pembaretan di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Kudus, Senin (9/10). Upacara pembaretan ditandai dengan penyiraman air kembang kepada para Bintara yang dilakukan oleh Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto.
Ketujuh Bintara Remaja tersebut telah menyelesaikan pembinaan tradisi pembaretan dengan menjalani beberapa pelatihan lintas medan berjalan kaki, dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas personil dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres menjelaskan, adanya tradisi pembaretan tersebut yakni untuk membentuk sikap dan tanggung jawab para personil, karena akan membawa konsekuensi beberapa tuntutan pelaksanaan tugas yang lebih besar.
“Kepada Bintara Remaja, saya selaku Kapolres mengucapkan selamat bergabung di Polres Kudus. Laksanakan tugas dengan senang hati dan ikhlas. Jadikan pelaksanaan tugas untuk menolong masyarakat dengan didasari keikhlasan,” pintanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
Kapolres juga mengapresiasi kepada para pembina yang dari pagi hingga malam melaksanakan pembinaan dan pemberian pengetahuan Kepolisian dasar kepada Bintara Remaja. Pengemblengan dilakukan di Kawasan Gunung Muria, agar para anggota baru sebagai ganda terdepan tidak lembek.
Ditambahkan, suatu saat para Bintara Remaja ini akan menjadi senior dan menjadi seorang pemimpin, maka dari itu lakukan kinerja ataupun kerja secara ikhlas dan optimis.
“Jadilah garda Bhayangkara terdepan yang dapat menjaga nama baik institusi Polri dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesannya.