Plt Mentan apresiasi hasil panen Sukoharjo tetap tinggi ditengah musim kemarau

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi mengapresiasai produktivitas lahan di Kabupaten Sukoharjo pada masa tanam ke tiga tahun ini. Ditengah kemarau kering yang melanda hampir diseluruh Indonesia, kualitas dan kuantitas panen justru meningkat. Satu hektare hamparan padi mampu menghasilkan delapan ton gabah.

Update: 2023-10-25 16:44 GMT
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi mengapresiasai produktivitas lahan di Kabupaten Sukoharjo pada masa tanam ke tiga tahun ini. Ditengah kemarau kering yang melanda hampir diseluruh Indonesia, kualitas dan kuantitas panen justru meningkat. Satu hektare hamparan padi mampu menghasilkan delapan ton gabah.

Arief Prasetyo Adi dalam kunjungannya ke Sukoharjo hari ini mengatakan, Sebagian lahan di Sukoharjo menggunakan sistem tanam IP400, dimana lahan bisa ditanami padi empat kali setahun. Namun yang saat ini panen merupakan lahan IP300 dan panen masa tanam ketiga atau terakhir. Hasil panen padi di Sukoharjo ini menambah serapan panen yang dilakukan Bulog hingga Bulan November yang sudah mencapai 800 ribu ton gabah.

"Optimis target 35 juta ton penyerapan gabah petani di tahun 2024 bisa tercapai," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (25/10).

Dia menambahkan, yang perlu dipersiapkan untuk mencapai target serapan adalah menjaga kesuburan tanah, menyiapkan sarana prasarana seperti menjaga ketersediaan pupuk, pemeliharaan saluran irigasi serta pemanfaat teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Namun, yang paling penting petani memahami menjaga lahan tetap subur agar produktivitas padi optimal. Peran penyuluh pertanian dibutuhkan dalam rangka mengecek kondisi lahan pertanian guna memastikan tingkat kesuburan tanah.

"Makanya, kita perlu cek langsung kesuburan tanah," ujarya.

Plt Mentan menyatakan, kunjungan kerja langsung ke lahan pertanian ini juga untuk memastikan keluhan petani dalam proses pengolahan lahan. Menyerap keluhan petani soal pupuk, alat mesin pertanian dan upaya mengatasi serangan hama. Untuk pupuk, lanjutnya, sejumlah daerah termasuk Sukoharjo melaporkan kelebihan pupuk jenis urea. Hal tersebut dikarenakan terjadi keterlambatan masa tanam dimana jatah pupuk sebagian besar tidak dipakai. 

Tags:    

Similar News