Perkembangan artificial intelegence (AI) di Indonesia semakin pesat 

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara menyelenggarakan konferensi internasional Communication and New Media (COMNEWS) pada 25 – 26 Oktober 2023 di Denpasar, Bali.

Update: 2023-10-26 14:35 GMT
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara menyelenggarakan konferensi internasional Communication and New Media (COMNEWS) pada 25 – 26 Oktober 2023 di Denpasar, Bali. COMNEWS merupakan konferensi yang diadakan setiap dua tahun dan berfokus pada pembahasan isu-isu komunikasi.

Tahun ini, COMNEWS 2023 berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Udayana dan mengusung tema Rethinking Post-Digital Society: Imagining the Future of Media, Communication and Sustainability.

Konferensi internasional ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendiskusikan tantangan media dan komunikasi terkini, terutama di era artificial intellegence. 

Konferensi ini dirancang sebagai forum bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, temuan penelitian, serta pemikiran mengenai permasalahan terkini di bidang media dan komunikasi.

“Melalui  COMNEWS 2023, para praktisi, akademisi, peneliti dan industri dapat mendiskusikan tantangan dan kesempatan di era post-digital saat ini,” kata Yearry Panji Setianto, Ph.D selaku Ketua COMNEWS 2023, Kamis (26/10). 

Yearry menambahkan, bahwa dengan mengeksplorasi tren dan teknologi yang sedang berkembang, mulai dari Generative AI hingga automation, para akademisi dan praktisi media dan komunikasi dapat saling bekerja sama dalam menghadapi dampak teknologi di masyarakat.

Sejalan dengan tema yang diangkat, COMNEWS 2023 mengundang narasumber dari berbagai negara di antaranya Prof. Verica Rupar profesor di bidang jurnalisme di Auckland University of Technology dan Chair of the World Journalism Education Council. Kemudian Prof. Axel Bruns profesor di Digital Media Research Centre, Queensland University of Technology.

Selanjutnya Prof. Claes de Vreese profesor di bidang Artificial Intelligence and Society, University of Amsterdam dan President of International Communication Association 2020-2021, dan Noshir Contractor profesor dari Northwestern University di area social communication networks dan President of International Communication Association 2022-2023.

Para peserta konferensi akan memaparkan riset mereka dalam sejumlah tema yang beragam, seperti: Media, Communication and Innovation; The Ethics of AI and Automation; Communicating Sustainability; Media and Crisis Communication; Communicating Environmental Issues and Climate Change.

Ir. Andrey Andoko, M.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengatakan bahwa perkembangan artificial intelegence (AI) atau kecerdasan buatan khususnya di Indonesia semakin pesat.

“Ada hal yang tak bisa dihindari adalah media sosial yang digunakan sebagai sarana dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelegence),” kata Andrey Andoko seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono.

Menurutnya, mesin AI mampu menghasilkan image atau gambar, dikhawatirkan lebih kuat pengaruhnya dibandingkan teks. Selain itu sebagian masyarakat justru mencari dan mendapatkan informasi dari media sosial.

Tags:    

Similar News