Kemenag Majalengka, berhasil galang donasi Rp151 juta untuk Palestina
Puluhan pejabat dan karyawan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melakukan aksi Peduli Palestina dengan menggelar doa bersama, qunut nazilah (sebelum salat Jumat) dan pengalangan dana untuk Palestina, di Mesjid Agung Al-Imam Majalengka.
Elshinta.com - Puluhan pejabat dan karyawan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Jawa Barat melakukan aksi Peduli Palestina dengan menggelar doa bersama, qunut nazilah (sebelum salat Jumat) dan pengalangan dana untuk Palestina, di Mesjid Agung Al-Imam Majalengka.
Dengan memakai pakaian serba putih serta memakai atribut syal Palestina, puluhan pejabat dan karyawan Kemenag Majalengka, berjalan kaki dari Kantor Kemenag menuju Mesjid Agung Al-Imam Majalengka.
Sejumlah karyawan perempuan nampak membawa atribut untuk menggalang dana berupa kardus, dan mereka melakukan penggalangan dana baik di luar maupun di dalam Mesjid setelah salat Jumat selesai.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Agus Sutisna mengatakan, kegiatan diawali dengan istighosah, kemudian orasi dilanjutkan salat gaib dan menggalang donasi.
"Pertama istighosah. Kami lakukan sedikit orasi, kemudian shalat gaib. Kemudian kita ada kepedulian dalam bentuk menggalang donasi," kata Agus Sutisna, Jumat (17/11).
Agus menyampaikan, penggalangan dana untuk Palestina kata dia, sudah berlangsung sejak seminggu lalu di lingkungan kementrian agama Kabupaten Majalengka khususnya di sejumlah KUA yang ada di 26 Kecamatan, dan sedikitnya Rp151 juta donasi telah terkumpul
"Sampai hari ini Rp151 juta. Kami buka baru seminggu. Itu dari lingkungan Kemenag, dan kami justru lebih mengetuk karyawan kami. Ke KUA-KUA. Kemudian karyawan - karyawan yang ada di madrasah, Kami juga ingin punya target ya, di Kemenag Jabar iyu targetnya Rp1 triliyun.
Meski rencana penggalangan dana akan ditutup hari Jumat ini, namun dikarenakan animo masyarakat masih tinggi untuk berdonasi, sehingga Kemenag Majalengka memperpanjang hingga akhir November 2023.
"Rencana hari ini akan kita tutup, cuma animo masih ada, insyaallah kita sampai 30 November. Dan untuk penyalurannya melalui
BAZNAS RI jadi amanah untuk menyampaikan ke Palestina. Yang pasti nanti akan satu simpul ke BAZNAS RI," pungkas Agus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah.