Polda Jateng dan Polres Boyolali uji coba penindakan pelanggaran lalin dengan drone
Tim Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Ditlantas Polda Jawa Tengah dan Satlantas Polres Boyolali menggencarkan sosialisasi dan uji coba penindakan pelanggaran hukum dengan menggunakan drone.
Elshinta.com - Tim Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Ditlantas Polda Jawa Tengah dan Satlantas Polres Boyolali menggencarkan sosialisasi dan uji coba penindakan pelanggaran hukum dengan menggunakan drone.
Panatauan Kontributor Elshinta.com, Sarwoto, sosialisasi dan uji coba tilang berbasis ETLE yang terintegrasi melalui drone dilaksanakan Senin (27/11) di jalur alteri, jalur utama Solo - Semarang. Dalam waktu 4 menit, sebanyak 20 pelanggar lalu lintas yang melintas di Boyolali terpatau oleh ETLE drone, yaitu kendaraan roda 2 dan roda 4.
Pelanggaran roda empat rata-rata tak memakai helm dan berboncengan lebih dari tiga orang. Sedangkan pelanggaran roda empat rata rata tidak pakai sabuk pengaman.
Kasi Gar Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kompol Indra Hartono mengatakan, tim ETLE Polda Jateng dan Satlantas Polres Boyolali melakukan monitoring dan evaluasi serta sosialisasi terkait penindakan ETLE drone di Satlantas terkait unit Gakkum dan unit tilang di Satlantas Polres Boyolali.
“Karena berkaitan dengan bulan November dan Desember adalah bulan Pemilu sehingga bulan Pemilu ini kami perlu merasakan melakukan kondusifitas pemilu dalam hal ini penegakan hukum secara digital. Sehingga nantinya masyarakat dapat melaksanakan pemilu dengan suasana yang kondusif,” kata Kompol Indra Hartono.
Dikatakan lebih lanjut, dalam uji coba hari ini didapatkan 20 pelanggar dalam waktu 4 menit. “Kebanyakan roda dua dan roda empat, roda dua itu helm, lalu ada berboncengan 3, juga roda empat tidak menggunakan sabuk keselamatan,” jelasnya.
Menurut Indra, keunggulan menggunakan ETLE drone yaitu dapat terbang sampai 20 meter dan mengcover pelanggaran sejauh satu sampai tiga kilometer. Pelanggar yang dimaksud adalah pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, muatan berlebih, ataupun kendaraan yang tidak lengkap.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Boyolali AKP Agista Ryan Mulyanto menambahkan dalam pelaksanakan uji coba terkait pelaksanaan ETLE drone dapat mengurangi pelanggaran lalu lintas di wilayah Boyolali sehingga dapat mengurangi kecelakaan maupun fatalitas korban kecelakaan.
“Diharapkan dengan terciptanya keamanan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Polres Boyolali di saat masa Pemilu ini dapat berjalan aman dan kondusif,” ucapnya.