Firli jadi tersangka, jurnalis di Aceh gelar aksi cukur rambut
Sejumlah jurnalis di Aceh melakukan aksi cukur rambut dan makan durian di Sekber Jurnalis sebagai bentuk syukur atas penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan penerima suap (gratifikasi) dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpoe pada Kamis (23/11/2023) lalu.
Elshinta.com - Sejumlah jurnalis di Aceh melakukan aksi cukur rambut dan makan durian di Sekber Jurnalis sebagai bentuk syukur atas penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan penerima suap (gratifikasi) dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpoe pada Kamis (23/11/2023) lalu.
Aksi cukur rambut dan makan durian yang dilakukan di Warkop Sekber Jurnalis di Jalan STA. Mahmudsyah, Banda Aceh merupakan tempat yang dikunjungi Firli saat ke Aceh beberapa waktu lalu untuk ngopi dan makan durian. Selain itu lokasi juga merupakan tempat terjadinya intimidasi terhadap dua jurnalis TV di Banda Aceh beberapa waktu lalu oleh pengawal Firli Bahuri.
Dalam aksi tersebut, para jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh mengusung beberapa poster bertuliskan “Selamat atas penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka, Akhirnya Firli Tersangka, #Kami Sudah Muak, #Save KPK dari Pelaku Korupsi dan Bravo Polda Metro Jaya.”
Fadil Batubara ketua advokasi IJTI Aceh ini yang juga Jurnalis TV One ini mengatakan aksi cukur rambut ini sebagai bentuk perlawanan teman-teman jurnalis di Aceh kepada Firli Bahuri yang melakukan intimidasi dan pelecehan terhadap profesi Jurnalis.
"Kami dari IJTI Aceh berharap ada kelanjutan hukum terhadap kasus suap ketua KPK, ttidak hanya berhenti di status tersangka saja. Penegak hukum bisa bertindak tegas kepadanya, dan Presiden memberhentikan segera ketua KPK Firli Bahuri,” harap Fadil Batubara.
Selain itu Raja Umar, jurnalis Kompas mengatakan dirinya sangat bersyukur dengan ditetapkannya Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka gratifikasi kasus korupsi Mentan Syahrul Yasin Limpo beberapa hari lalu. Dan aksi ini sebagai bentuk merayakan kegembiraan atas penetapan Firli sebagai tersangka.
“Saya merupakan salah satu korban intimidasi dari pengawal Ketua KPK Firli Bahuri saat ke Aceh, dengan aksi ini juga menggambarkan bahwa jurnalis di Aceh masih kompak. Kita juga makan durian, karena saat kejadian intimidasi, Firli juga makan durian di sini dengan pemilik media,” kata Raja Umar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fitri Juliana, Selasa (28/11).
Ada 10 jurnalis hari ini yang melakukan cukuran dan satu tukang parkir pada aksi tersebut.