Mahfud sambangi Solihin GP, diminta terus jaga persatuan 

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengunjungi kediaman Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, yang juga tokoh Sunda, Solihin GP di Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023).

Update: 2023-12-11 13:55 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengunjungi kediaman Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, yang juga tokoh Sunda, Solihin GP di Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023).

Solihin GP dalam pertemuan itu didampingi keluarga serta sejumlah tokoh Pasundan.

“Kami perlu bekal-bekal. Yaitu antara lain dengan sowan dan membaca sejarah hidup, belajar cara bergaul para pimpinan kita. Waktu masih memimpin, Bapak Solihin GP menjadi salah satu teladan Indonesia, khususnya kebanggan rakyat Jawa Barat,” ucap Mahfud MD di hadapan Solihin GP.

Keluarga Solihin GP, dan perwakilan masyarakat Sunda, memberikan ikat kepala kepada Mahfud.

Solihin GP yang kini berusia 97 tahun itu belum bisa berbincang banyak karena keterbatasan kesehatan. Namun kepalan tangan Mang Ihin, sapaan akrab Solihin, tetap kuat untuk memberikan pesan persatuan Indonesia kepada Mahfud MD usai dipasangkan ikat kepala Sunda. Menurut Anak, Mang Ihin harus dibatasi berbicara sejak terserang stroke tahun 2017. 

Menurut Mahfud, pesan Solihin GP mengenai korupsi harus dicamkan semua pihak di tanah air, terutama pemerintah dan aparat penegak hukum. Pesan itu kata Mahfud, tidak selalu harus diucapkan tapi juga bisa dikonsultasikan melalui istilah membaca kehidupan. Pesan yang disampaikan keluarga dan sahabat Solihin GP tentu, kata Mahfud, sangat penting untuk diikuti. Tapi jauh lebih penting, sambung Mahfud, adalah sepak terjang dan bagaimana Solihin GP menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. 

“Bekerja dengan penuh integritas, seperti yang dicontohkan oleh pak Solihin GP. Kita akan membangun negara dengan demokrasi yang baik dan bermartabat.” kata Mahfud. 

Mahfud sempat menanyakan kenapa Mang Ihin masih memberi atensi besar soal korupsi di masa tuanya. Dalam beberapa kesempatan, jawaban Solihin GP ke pihak keluarga dan kerabat masih sangat tegas.  Korupsi tidak hanya merusak ekonomi tapi lebih dalam. Yaitu merusak jiwa royong yang merupakan modal bangsa Indonesia untuk merdeka.

Tags:    

Similar News