Inovasi pendidikan oleh Gibran Rakabuming Raka di Solo

Selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melakukan perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Solo. 

Update: 2023-12-18 13:28 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Selama masa jabatannya sebagai Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melakukan perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Solo. 

Upayanya termasuk dalam meningkatkan kualitas SMK dengan 'bedah total', yang melibatkan pembaruan alat-alat praktikum, pembaruan guru, serta menjalin kerjasama erat dengan industri-industri lokal.

"Awal saya menjabat sudah saya intervensi. Ya mohon maaf meskipun SMK itu bukan ranahnya wali kota. Untuk masalah anak-anak muda, para remaja, itu termasuk tugasnya wali kota," ungkap Gibran pada Kamis (7/12/2023) lalu.

Gibran, yang juga menjadi calon Wakil Presiden pendamping Prabowo Subianto, menganggap penting untuk memberikan perhatian khusus kepada SMK karena seringkali lulusan SMK dianggap penyumbang tingginya angka pengangguran di Indonesia. 

Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa kolaborasi antara SMK dan industri sangat penting, mengingat perubahan cepat dalam dunia industri. Hal ini mencakup pembaruan alat praktik, pelatihan guru, dan jaringan kerja yang kuat.

Fokus utamanya adalah mempersiapkan lulusan SMK agar siap terjun langsung ke dunia industri, tanpa perlu pembelajaran lanjutan yang intensif. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran lulusan SMK yang pada periode Februari 2022 mencapai 10.38 persen.

"Makanya, SMK itu fokus coding perbaharui komputernya, FnB kitchen perbaruhi. Jadi pas udah lulus siap kerja. Bukan harus mengajari lagi. Kita gak mau kaya gitu lagi. Anak SMK harus ready di dunia industri," terang dia.

Meskipun tantangan besar, Gibran optimis bahwa upaya ini akan berhasil. Gibran meminta doa dan dukungan semua pihak dalam usahanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Solo dan mengatasi masalah pengangguran lulusan SMK di Indonesia.

“Ya mohon doa dan dukungannya ya,” kata Gibran.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Surakarta, Widyastuti Pratiwiningsih, mengumumkan penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kota Surakarta sebesar 1.26 persen. 

"Partisipasi angkatan kerja di 2023 ada di angka 69,18 persen. Dibandingkan dari Agustus Tahun 2022 di angka 68,15 persen. Sehingga ada kenaikan 1,03 persen,” tutur dia.

Widyastuti menyampaikan, untuk mengatasi tingkat pengangguran terbuka Disnakertrans terus melakukan berbagai macam program. Dia mencatat data pengangguran dari Agustus 2022 hingga Agustus 2023 dari angka 5,83 persen turun di 4,58 persen.

Sedangkan target tahun depan, Widyastuti menyebut sekira 3,95 persen.

"Nah ini kemarin baru kita bantu hitungkan, bahwa ya mudah-mudahan terjadi 3,95 persen sampai 4,5 persen itu bisa tercapai dari 4,58 persen saat ini yang sudah berhasil kita capai," harap dia.

Ini adalah hasil dari berbagai program yang telah dilakukan Gibran Rakabuming dan Pemkot Solo untuk mengatasi pengangguran. Dengan komitmen seperti ini, diharapkan pengangguran di Solo dan sekitarnya dapat terus berkurang, mendukung upaya pembaruan pendidikan dan pemberdayaan tenaga kerja.

Tags:    

Similar News