Menpora harap Pengurus PBTI bawa atlet taekwondo lolos kualifikasi Olimpiade 2024

Olimpiade Paris 2024 akan diselenggarakan pada 26 Juli hingga 11 Agustus 2024, dengan mempertandingkan 329 nomor di 32 cabang olahraga. Salah satunya cabang olahraga (Cabor) Taekwondo. 

Update: 2023-12-18 16:56 GMT
Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Olimpiade Paris 2024 akan diselenggarakan pada 26 Juli hingga 11 Agustus 2024, dengan mempertandingkan 329 nomor di 32 cabang olahraga. Salah satunya cabang olahraga (Cabor) Taekwondo. 

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo berharap cabor Taekwondo bisa meloloskan para atletnya di Olimpiade Paris tersebut.

"Jadi ini merupakan suatu macam olahraga yang memprioritaskan. Karena ini juga Olimpic numbers dan kita berharap taekwondo bisa meloloskan atlet atletnya nanti di Olimpic 2024," ujarnya.

Erick mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemonpora) akan mendukung cabor Taekwondo  dan mensupport dari segi Pelatnas. 

'Karena ini adalah tamu kita di olimpiade. Kita pasti akan mendukung dan juga harus mensupport segi pelatnasnya dan juga atlet pelatihnya dan juga persiapan menuju olimpiade di 2024 ini," kata Erick.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon yang baru saja dilantik mengatakan peningkatan prestasi olahraga taekwondo di kancah internasional menjadi fokus kerja utama bersama kepengurusan selama massa bakti 2023-2027.

Pihaknya, kini tengah bersiap menghadapi sejumlah kompetisi taekwondo kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Apalagi, lanjutnya, Atlet taekwondo Indonesia Megawati Tamesti Maheswari lolos dalam kualifikasi kejuaraan taekwondo World Taekwondo Grand Slam Champions Series Final di Wuxi, China.

Menurutnya, keberhasilan Megawati ini sebagai pemacu semangat semua pihak dalam olahraga taekwondo di Tanah Air karena Indonesia lolos dalam kualifikasi World Taekwondo Grand Slam Champions Series Final.

Kejuaraan ini, kata dia, merupakan salah satu kejuaraan terbesar yang diselenggarakan untuk melanjutkan tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

"Memang proses menuju ke sana (Olimpiade Paris) itu masih cukup panjang, tapi paling tidak ini modal yang baik," terangnya kepada Elshinta, Jumat (15/12).

Lebih lanjut, Richard mengatakan, upaya mencetak prestasi atlet taekwondo Indonesia di kancah internasional akan menjadi fokus utama PBTI selama periode 2023-2027.

Selain meningkatkan kemampuan atlet-atlet yang sudah ada, kata dia, PBTI juga fokus menyiapkan atlet-atlet berusia muda melalui pemanduan talenta (talent scouting) agar mengikuti pelatihan terpusat nasional yang diproyeksikan untuk Olimpiade pada 2028.

Ia berharap prestasi atlet seperti Megawati Tamesti dan lainnya ke depan dapat dilanjutkan atlet-atlet muda sehingga semakin mengangkat olah raga taekwondo Indonesia di pentas dunia.

Lebih lanjut Richard mengatakan, PBTI akan segera menggelar pelatihan terpusat nasional pada awal tahun 2024 yang dilakukan dengan dua konsep yaitu mempersiapkan atlet-atlet usia mudah dengan membentuk tim pemandu talenta (talent scouting).

"Sudah ada nama-nama (atlet) akan segera kami rapatkan, kami rumuskan, mana yang akan kami siapkan untuk proyeksi Olimpiade 2028," ujarnya.

Kemudian bagi atlet-atlet yang sudah senior atau kelas yang lebih tinggi namun masih menjadi favorit dan potensial akan disiapkan untuk berkompetisi pada SEA Games selanjutnya.

"Saya mengajak teman-teman pengurus, ini 'PR' kita, mari kita melangkah bersama, bahu-membahu, apa pun yang kita lakukan setelah pelantikan ini adalah fokusnya adalah prestasi olahraga taekwondo untuk nama baik Indonesia di dunia internasional," pungkasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Senin (18/12). 

Tags:    

Similar News