Sambut Natal 2023, sinterklas blusukan kampung bagikan paket sembako
Sinterklas blusukan kampung dengan diikuti para jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Boyolali. Jawa Tengah untuk membagikan sembako kepada warga yang lebih membutuhkan. Hal ini dilakukan guna membantu meringankan beban ekonomi warga yang lebih membutuhkan dalam rangka sambut Natal 2023.
Elshinta.com - Sinterklas blusukan kampung dengan diikuti para jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Boyolali. Jawa Tengah untuk membagikan sembako kepada warga yang lebih membutuhkan. Hal ini dilakukan guna membantu meringankan beban ekonomi warga yang lebih membutuhkan dalam rangka sambut Natal 2023.
Pembagian ratusan paket sembako tersebut dilakukan selama Desember 2023. Pendeta GSJA, Kris Handrika Imanuel Raharjo, Senin (18/12) mengatakan, "Baksos kami lakukan selama Desember 2023 dengan membawa sinterklas masuk kampung kampung. Tema perayaan Natal yang kami ambil adalah, Terangku Sudah Sampai Tempatmu."
"Tema tersebut bermakna ketika Allah menerangi dunia, utamanya bagi orang yang percaya, maka kami wajib menjadi terang dunia yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Kris seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (18/12).
Lebih lanjut Kris Handrika mengatakan, masyarakat sekitar akan diundang dalam perayaan Natal nanti, untuk berbagi kasih dengan sesama, yakni dalam bentuk kado natal ke pasar tradisional. Selain itu juga berbagi kasih kepada anak panti asuhan, pemeriksaan kesehatan gratis dan juga bagi sembako di rumah rumah jemaat dan gereja.
Sementara itu ketua panitia pembagian sembako, Yusup Dwijo Winarno mengatakan, pelaksanaan baksos dibagi ke lima wilayah. Masing masing timur, barat, selatan, utara dan wilayah tengah. Sasaran baksos yakni Kampung Banaran.
Ketua RT Reco Sari, Banaran, Sarono berterimakasih atas paket sembako yang diberikan ke pada warganya. "Kami berterimakasih kepada panitia gereja yang telah membantu warga kami. Ini dalam rangka kebersamaan antar umat. Kami sangat terbantu dengan bantuan sembako. Apalagi saat sembako mahal," kata Sarono.