Ratusan knalpot brong dan kendaraan bodong disita Polres Sukoharjo
Satlantas Polres Sukoharjo, Jawa Tengah mengamankan 496 unit kendaraan bermotor bodong dan knalpot brong dari razia yang digelar dalam dua pekan terakhir.
Elshinta.com - Satlantas Polres Sukoharjo, Jawa Tengah mengamankan 496 unit kendaraan bermotor bodong dan knalpot brong dari razia yang digelar dalam dua pekan terakhir. Ratusan sepeda motor tersebut disita petugas sebagian karena tidak memiliki kelengkapan administrasi, sementara sebagian lainnya memasang knalpot modifikasi bersuara bising.
Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit menegaskan, sitaan tersebut merupakan hasil operasi polisi sejak awal tahun 2024 ini. Menyusul maraknya aksi kebut-kebutan dengan menggunakan knalpot brong hingga meresahkan masyarakat. Penggunaan knalpot brong ini mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat, secara aturan juga melanggar Pasal 285 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas.
"Kami juga minta jajaran kepolisian dan keluarga ikut mengampanyekan zero knalpot brong dengan tidak menggunakannya pada kendaraan," jelas Sigit seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (17/1).
Terlebih lagi, lanjut Kapolres, Polda Jawa Tengah saat ini memberikan atensi dalam upaya mewujudkan wilayah zero knalpot brong. Polda bersama jajarannya bahkan membentuk tim khusus guna menindak pengguna jenis knalpot tidak layak tersebut. Pemilik yang kena razia dan penyitaan sepeda motor bisa mengambil kendaraanya dengan syarat menunjukkan bukti kelengkapan surat kepemilikan dan membawa knalpot asli bawaan pabrik ke kantor satlantas setempat.
AKBP Sigit menyebutkan, upaya lain menindak maraknya penggunaan knalpot brong di Sukoharjo juga dilakukan dengan memberikan sosialisasi pada bengkel-bengkel modifikasi. Sudah 12 bengkel yang didatangi petugas dan diminta tidak melayani pemasangan ataupun penyetelan knalpot modifikasi.Perajin atau pembuat knalpot juga didatangi untuk sosialisasi agar tidak melayani pesanan kelengkapan kendaraan yang melanggar aturan.
"Polres masih memperluas cakupan sosialisasi menyasar bengkel-bengkel untuk ikut serta kampanye zero knalpot brong," ujar Sigit.