Longsor kembali terjadi di Km-168 jalinsum Riau

Akses lalulintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau sempat terganggu akibat longsor di kilometer 168 di ruas jalan batas Payakumbuh-batas Riau. Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi. 

Update: 2024-01-18 18:56 GMT
Sumber foto: Musthofa/elshinta.com.

Elshinta.com - Akses lalulintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau sempat terganggu akibat longsor di kilometer 168 di ruas jalan batas Payakumbuh-batas Riau. Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar), Thabrani mengatakan, longsor terjadi Rabu (17/1/2024), sekitar pukul 10:00 WIB.

"Saat itu turun hujan dengan intensitas tinggi  di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota yang mengakibatkan terjadi lagi longsoran. Material longsor dan pohon tumbang sempat menutupi badan jalan," kata Thabrani seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Kamis (18/1). 

Akibat longsor, akses lalu lintas di kawasan Manggilang-Lubuk Jantan, Kecamatan Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota sempat terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPJN Sumbar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota dan Lantas Polres Limapuluh Kota bahu membahu membersihkan material longsoran yang menutup jalan tersebut.

"Tim Reaksi Cepat BPJN Sumbar langsung terjun ke lokasi setelah mendapatkan informasi terjadi longsor. Longsoran mencapai 1 meter dan hampir menutupi semua badan jalan," sebut Thabrani.

Berkat kerja sama Tim Reaksi Cepat BPJN Sumbar dengan BPBD dan Polres Limapuluh Kota beserta relawan, material longsor selesai dibersihkan pukul 14.00 wib.

"Saat itu juga lalu lintas normal kembali," Thabrani menjelaskan.

Ia mengimbau bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut agar berhati-hati karena curah hujan juga masih sangat tinggi, longsoran susulan berpotensi dapat terjadi. 

Tags:    

Similar News