Lanud Roesmin Nurjadin siap terima 42 pesawat Dassault Rafale

Pangkalan udara Lanud Roesmin Nurjadin, Pekan Baru, Riau, siap menerima pesawat tempur Dassault Rafale buatan Perancis yang dipesan Kementerian Pertahanan. 

Update: 2024-02-06 17:45 GMT
Sumber foto: Heru Lianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pangkalan udara Lanud Roesmin Nurjadin, Pekan Baru, Riau, siap menerima pesawat tempur Dassault Rafale buatan Perancis yang dipesan Kementerian Pertahanan. 

Hal itu dikatakan Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yulnadi saat menerima kunjungan press tour Dispenau TNI AU, Selasa (6/2). 

Lebih lanjut Feri mengatakan, pesawat tempur Rafale merupakan alutsista pembelian pemerintah melalui Kementerian Pertahanan yang dikomandoi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Hari ini kami (perwakilan Lanud Roesmin Nurjadin) sudah rapat di Jakarta untuk perencanaan pembangunan sesuai yang telah dipaparkan ke Kementerian Pertahanan. Master plannya sudah ada, tinggal konfirmasi kesiapan Lanud Roesmin Nurjadin untuk pembangunan," ujarnya. 

Menurutnya, setidaknya ada 42 total pesawat tempur Dassault Rafale, yang dipesan Indonesia dari pabrikan Dasault Aviation, Perancis tersebut. 

Adapun sebanyak 14 pesawat Rafale nantinya akan tiba ke Indonesia pada tahun 2026 dan sisanya akan datang ke Indonesia pada tahun 2029. Sementara untuk para pilotnya sendiri akan mengikuti pelatihan penerbangan di Prancis pada tahun 2025.

'Rencana (Pilot) diberangkatkan di tahun 2025. Kemudian rencana kedatangan pesawat pertama sesuai kontrak, Insya Allah datang tahun 2026 secara bertahap sampai 2029," terangnya. 

Pesawat Rafale, lanjutnya, akan ditempatkan di skadron 12 dan skadron 16 Lanud Roesmin Nurjadin. Dan Sisanya akan ditempatkan di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat sebagai secondary base.

"Lanud Roesmin adalah main basenya pesawat Rafale. Kemudian Lanud Supadio secondary base pesawat Rafale," jelasnya.

Feri juga menerangkan, pada tahun ini Lanud Roesmin Nurjadin akan memulai pembangunan sarana dan prasarana dalam rangka mendukung kedatangan pesawat tempur Rafale.

Perencanaan itu mulai dari pembangunan hanggar, gudang amunisi, pembangunan  jalur pesawat dan  beberapa dukungan lainnya untuk pemeliharaan atau operasional pesawat Rafale.

"Jadi, untuk beberapa fasilitas yang ada di sini (Lanud Roesmin Nurjadin) kita manfaatkan tetap. Nanti untuk untuk gudang amunisi kita rencanakan punya sendiri dan sarana  prasana lainnya,"  pungkasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Selasa (6/2). 

Tags:    

Similar News