KPU Sumatera Utara siap gelar Pemilu 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menyatakan kesiapan logistik yang berada di gudang KPU kabupaten/kota sudah mencapai 100 persen menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Hal itu diungkapkan Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Sumatera Utara, Robby Effendi di Medan, Selasa (6/2).
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menyatakan kesiapan logistik yang berada di gudang KPU kabupaten/kota sudah mencapai 100 persen menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Hal itu diungkapkan Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Sumatera Utara, Robby Effendi di Medan, Selasa (6/2).
”Per tanggal 17 Januari logistik Pemilu sudah kelar di sortir dan lipat yang ada di gudang KPU kabupaten/kota, dimana melibatkan 6.350 orang pekerja. Facking dan setting atau memasukkan ke kotak suara sesuai tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing juga sudah rampung. Setelah itu satu hari sebelum pencoblosan baru digeser ke seluruh TPS,” ujarnya.
Saat ini KPU Sumatera Utara fokus kepada dua hal yakni pendistribusian logistik dan juga bimtek kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sementara laporan dari 33 KPU kabupaten/kota se-Sumatera Utara, sudah menyelesaikan setting dan packing. Tinggal tiga kabupaten/kota yang masih 80 persen yang lain sudah 100 persen. Distribusi facking dan setting ini diserahkan kepada KPU kabupaten/kota.
"Ada KPU kabupaten/kota yang mendistribusikan dari gudang logistik KPU langsung ke TPS kalau wilayahnya berdekatan, ada yang dari gudang logistik KPU ke PPK ke PPS. Kemudian satu hari sebelum hari H itu sudah harus tiba di tempat pemungutan suara (TPS)," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (7/2).
Dijelaskan Robby secara umum setting dan packing kotak suara itu sudah selesai 100 persen, artinya laporan ke KPU RI bahwa KPU Sumatera Utara sudah siap menggelar Pemilu serentak 2024. "KPU Sumatera Utara sudah siap menggelar Pemilu serentak 2024 hanya tiga kabupaten/kota yang masih 80 persen kesiapannya. Nias Selatan salah satu dari yang tiga tersebut. Nias Selatan ini ada logistik yang dikirim ke pulau menggunakan kapal dengan jarak tempuh yang cukup jauh," katanya.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Langkat Sopian Sitepu mengatakan, pendistribusian logistik Pemilu dimulai tanggal 10-12 Februari. Kemudian tanggal 13 Februari, panitia pemilihan kecamatan (PPK) mendistribusikan ke tempat pemungutan suara (TPS) desa/kelurahan.
"KPU Langkat sudah siap menggelar Pemilu, tanggal 10 Februari kita mulai distribusikan logistik, perkiraan durasi tiga hari sampai ke seluruh PPK, kemudian tanggal 13 Februari logistik di distribusikan PPK ke TPS," pungkasnya.