Pengungsi banjir Demak pulang, Pemkab Kudus siapkan logistik untuk 3 hari
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, menerima Bupati Demak Eisti'anah beserta rombongan dalam rangka rapat koordinasi penanganan bencana banjir di Kabupaten Demak yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Pendopo Belakang Kabupaten Kudus, Jumat (16/2).
Elshinta.com - Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, menerima Bupati Demak Eisti’anah beserta rombongan dalam rangka rapat koordinasi penanganan bencana banjir di Kabupaten Demak yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Pendopo Belakang Kabupaten Kudus, Jumat (16/2).
Hasan menegaskan akan menyediakan logistik bagi pengungsi hingga H+3 setelah mereka kembali ke rumah masing-masing, serta memastikan proses pemulangan pengungsi dilakukan secara bertahap mengingat masih ada rumah yang tergenang air.
"Kita akan bagikan logistik untuk pengungsi hingga H+3 setelah mereka ke rumah masing-masing," ujarnya.
Hasan menyatakan bahwa bencana tidak mengenal batas teritorial. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat Demak yang mengungsi di Kabupaten Kudus. Pj bupati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kudus dan sekitarnya yang telah memberikan donasi. Ia juga menyatakan menaruh perhatian kepada TNI, Polri, dan relawan yang telah berperan dalam penanggulangan bencana.
Bupati Demak, Esti’anah, menyampaikan koordinasi ini menghasilkan perbaikan dalam mekanisme penanganan pengungsi Demak di wilayah Kudus.
"Kita telah berkoordinasi dengan pemkab kudus untuk kedua kalinya, sehingga ada perbaikan mekanisme dalam penanganan pengungsi" ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
Esti’anah juga mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan oleh warga Kudus dan sekitarnya kepada warga terdampak. Esti’anah juga menegaskan ketercukupan persediaan logistik untuk pengungsi.
Sebagai informasi, Pemkab Kudus bersama Pemkab Demak terus berkomunikasi dengan Kementerian PUPR melalui BBWS terkait untuk mengupayakan penanganan tanggul kritis guna mencegah kejadian tanggul jebol kembali terjadi di masa mendatang.