Jelang bulan Ramadan, TPID Langkat sidak ke pasar di Langkat Hulu 

Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melalui tim pengawas inflasi daerah (TPID) Langkat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Langkat, seperti di pasar tradisional Kecamatan Kuala, Selasa (5/3).

Update: 2024-03-06 18:34 GMT
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melalui tim pengawas inflasi daerah (TPID) Langkat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Langkat, seperti di pasar tradisional Kecamatan Kuala, Selasa (5/3).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat Ikhsan Aprija saat memimpin sidak didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Langkat Indri Nugraheni. Adapun kegiatan dimaksud adalah mengecek pasokan dan memantau harga pangan kebutuhan pokok di tiga wilayah yaitu Langkat Hilir di Pasar Tradisional Stabat, Langkat Hulu  Pasar Tradisional Kuala, dan Teluk Aru di Pasar Tradisional Babalan dan gudang Bulog serta swalayan guna mengantisipasi inflasi harga beras jelang Ramadan tahun 2024.

Hasil inspeksi , diketahui harga beras premium mencapai Rp.14.500 - Rp.15.500/kilogram, minyak goreng curah Rp.16.000/kilogram, minyak goreng kemasan Rp.15.000/liter, cabai merah Rp.50.000-Rp.62.000/kilogram, cabai rawit harga Rp.45.000-Rp.50.000/kilogram.

Adapun bawang putih harga Rp.30.000- Rp.35.000/kilogram, bawang merah harga Rp.27.000-Rp.30.000/kilogram, daging ayam ras harga Rp.38.000-Rp.40.000/kilogrqm, ayam kampung Rp.60.000/kiloram dan telur ayam ras harga Rp1.650 -Rp.1.750/ butir.

"TPID memantau inflasi dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat ke sejumlah pasar tradisional dimana harga bahan pokok masih stabil dan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan masih aman dan pendistribusian juga lancar," kata Ikhsan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (6/3).

Tags:    

Similar News