Rumah terendam banjir, seorang ibu melahirkan warga Jati Wetan Kudus terpaksa dievakuasi
Seorang warga Jati Wetan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus bernama Ambarwati terpaksa di evakuasi dari rumahnya yang banjir mengunakan tandu oleh personil Polsek dan relawan lainnya karena habis melahirkan secara caesar.
Elshinta.com - Seorang warga Jati Wetan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus bernama Ambarwati terpaksa di evakuasi dari rumahnya yang banjir mengunakan tandu oleh personil Polsek dan relawan lainnya karena habis melahirkan secara caesar.
Kapolsek Jati, AKP Cipto mengatakan bersama tim relawan pihaknya mengevakuasi salah satu warga yang habus melahirkan namun rumahnya kebanjiran, Kamis (14/3). Awalnya pihak Polsek menerima informasi ada warga usai melahirkan saat situasi sedang banjir. Kemudian, bersama warga langsung kelokasi untuk membantu mengevakuasi ibu tersebut ke rumah saudaranya yang tidak terkena banjir.
Selain ibu pasca melahirkan, lanjut Kaposek, pihaknya juga membantu sejumlah lansia warga Desa Jati Wetan yang rumahnya sudah kemasukan air banjir untuk dievakuasi ke lokasi yang lebih aman, ,mengingat curah hujan masih cukup tinggi.
Polsek Jati memberikan atensi pada penanganan banjir yang terjadi di wilayahnya khususnya di Desa Jati wetan dari beberapa hari kemarin. Sejumlah personil diturunkan untuk membantu evakuasi kepada warga.
"Pada prinsipnya keselamatan warga adalah hal yang terpenting, saya sudah instruksikan kepada anggota agar mengutamakan keselamatan warga yang terdampak banjir," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (14/3).
Sementara itu akibat curah hujan yang tinggi, sejumlah wilayah di Kecamatan Jati, Kecamatan Mejobo dan Kaliwungu terdampak banjir antara lain Desa Jati Wetan, Desa Jetis Kapuan, Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, dan Desa Tanjung Karang, Desa Mejobo, Desa Kesambi, Desa Temulus serta Desa Setrokalangan dan Desa Kedungdowo. Selain, itu sejumlah akses jalan terendam banjir. Pihak BPBD Kabupaten Kudus sudah menyiapkan sejumlah tempat pengungsian.