Truk non logistik dan pekerjaan galian tepi jalan dihentikan sepanjang arus mudik Lebaran

Truk bertonase tinggi selain mengangkut logistik dan bahan bakar dilarang melintas di jalur mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Update: 2024-04-05 15:07 GMT
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Truk bertonase tinggi selain mengangkut logistik dan bahan bakar dilarang melintas di jalur mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Larangan berlaku mulai tanggal 5-16 April mendatang. Truk pengangkut bahan galian, kontainer bahan ekspor-impor dan sejenisnya sudah harus berhenti beroperasi karena jalur digunakan untuk mobilitas mudik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Toni Sri Buntoro mengatakan, pengamanan jalur mudik dan balik Idul Fitri mulai diaktifkan 4 April hari ini. Ditandai dengan pergeseran pasukan pengamanan gabungan oleh pihak kepolisian ke Pospam. Seluruh keperluan mengawal kelancaran arus mudik dan balik lebaran mulai dioptimalkan.

"Dishub bersama dengan kepolisian telah menerapkan menejemen lalu lintas satu diantaranya dengan pembatasan jenis kendaraan yang boleh melintas selama operasi Pam Lebaran," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (5/4). 

Toni menegaskan, selain larangan truk muatan berat melintas di jalur mudik, pekerjaan galian kabel optik dan pipa di tepi jalan juga sudah dihentikan sejak Tanggal 3 April, kemaren. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek yang masih menyisakan pekerjaan agar melanjutkannya setelah Lebaran.

"Untuk sementara bekas-bekas galian ditutup agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata dia.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sejalan dengan dimulainya Pam Lebaran. Titik fokusnya berada di Kartasura, jalur pertemuan arus dari Semarang dan Yogyakarta. Selain itu, keberadaan pintu tol Ngasem, Kabupaten Karanganyar dan tol fungsional Solo - Yogyakarta di Kabupaten Klaten akan berimbas pada jalur non tol di Wilayah Kartasura.

Tags:    

Similar News