Dishub Sukoharjo deteksi 5 titik rawan macet dan 3 ruas black spot di sepanjang jalur mudik
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menetapkan lima titik rawan macet di Sukoharjo sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2024.
Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menetapkan lima titik rawan macet di Sukoharjo sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2024. Simpang tiga Tugu Kartasura, Simpang tiga Kadilangu, depan Pasar Telukan, Pasar Sukoharjo dan Pasar Nguter menjadi fokus menejemen lalu lintas untuk pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Kepala Dishub Sukoharjo, Toni Sri Buntoro mengatakan, langkah pemetaan guna kelancaran arus mudik dan balik lebaran dengan mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya sistem buka tutup pintu tol Ngasem. Kepadatan kendaraan yang datang melintas di Kartasura akan dipecah di Simpang Tiga Tugu Kartasura.
"Kami bersama Satlantas sudah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas untuk arus mudik dan balik Lebaran," kata Toni seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (5/4).
Dishub juga telah memetakan ruas rawan kecelakaan disepanjang jalur mudik yang dipersiapkan, yakni ruas Parangtejo - Pajang dan Simpang Tiga Tugu - Batas Kota Solo di Wilayah Kartasura. Sedang wilayah selatan ada di ruas Sukoharjo - Wonogiri.
Toni Sri Buntoro menyampaikan, Dishub menambah rambu-rambu lalu lintas disejumlah titik yang dibutuhkan seluruh ruas jalan yang nantinya dilintasi pemudik telah siap. Kebutuhan rambu lalu lintas, marka jalan permanen maupun non permanen dan penerangan jalan umum telah dilengkapi untuk menunjang seluruh persiapan.
Dishub juga memastikan 27 titik CCTV pemantau jalan berfungsi dengan baik dan bisa diakses pengguna jalan untuk mengetahui kondisi lalu lintas jalur yang akan dilalui. "CCTV aktif semua," ujarnya.
Toni Sri Buntoro menambahkan, pihaknya melibatkan 74 personel stanby selama arus mudik dan balik Lebaran. Dibagi 50 personel untuk pengaturan lalu lintas dilapangan, enam orang melaksanakan pemeliharaan traffic light, enam orang petugas perbaikan perlengakapan jalan, serta petugas yang akan memonitor volume lalu lintas atau petugas traffic counting sebanyak 12 orang. Petugas ini disiagakan selama 24 jam mulai tanggal 3 - 15 April 2024.