Hari pertama, 3 orang ambil formulir bakal calon wali kota Malang 

Hari pertama pendaftaran dan pejaringan bakal calon dan wakil wali kota Malang di Pilkada Serentak 2024 yang dibuka DPC PDI Perjuangan Kota Malang sudah ada tiga orang yang mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan R. Panji Suroso, Arjosari, Kota Malang.

Update: 2024-05-15 13:58 GMT
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Hari pertama pendaftaran dan pejaringan bakal calon dan wakil wali kota Malang di Pilkada Serentak 2024 yang dibuka DPC PDI Perjuangan Kota Malang sudah ada tiga orang yang mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan R. Panji Suroso, Arjosari, Kota Malang.

“Sementara ini sudah ada tiga orang datang, dua orang mengambil formulir dan satu orang langsung mengisi dan mengembalikan formulir,” ungkap Yusana Widyaswati dan Mulyono, panitia  pendaftaran dan pejaringan bakal calon wali kota dan wakil  wali kota Malang pada Pilkada Serentak 2024.

Dari tiga orang tersebut berlatar belakang guru, mantan pejabat Pemkot.Malang dan swasta.

“Tadi yang mengambil utusan pak H.Supandi, Ardiansyah Reza serta M Kharis dan ketiga orang mendaftar sebagai calon wali kota dari PDI Perjuangan Kota Malang.

Dan seperti dijelaskan Ketua DPC PDIP, I Made Riandiana Kartika pendaftaran dan penjaringan bakal calon wali kota dan wakilnya dibuka mulai tanggal 15 sampai 25 mei 2024.

M.Kharis mantan PNS Pemkot Malang salah satu bakal calon wali kota Malang dari PDI Perjuangan mengaku dengan pengalaman selama 18 tahun menjadi ASN di Pemkot Malang akan menjadi bahan pertimbangan penting PDIP untuk memberikan rekom maju dalam Pilkada serentak 2024.

“Saya ingin mengabdi dalam sisa purna tugas saya dimana Kota Malang membutuhkan sosok wali kota yang bisa membawa Kota Malang lebih maju tentu saja dengan pengalaman di pemerintahan yang dimiliki,” ujarnya ditemui di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang.

Selain itu Tribina Cita Kota Malang  harus dikembalikan jangan ditinggalkan karena masih releven dengan perkembangan kota Malang, tambahnya.

Sementara itu H. Supandi melalui tim relawannya, Rusman Hadi mengungkapkan kedatangnya mengambil formulir wali kota Malang dari PDIPerjuangan.

“Pak Supandi bukan dari partai namun beliau latar belakangnya pendidik yang ingin memajukan pendidikan di Kota Malang yang lebih baik,” singkatnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Rabu (15/5).

Tags:    

Similar News