Mayat mengapung di Sungai Panjang gegerkan warga Ambarawa
Berniat mencari rumput untuk pakan ternak miliknya, seorang warga Ambarawa Isroni (24), yang sedang mencari rumput di bantaran/tepi Sungai Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menemukan jenazah di sungai.
Elshinta.com - Berniat mencari rumput untuk pakan ternak miliknya, seorang warga Ambarawa Isroni (24), yang sedang mencari rumput di bantaran/tepi Sungai Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menemukan jenazah di sungai.
Kejadian yang terjadi Sabtu (25/5) sekitar pukul 09.30 WiB ini, langsung dilaporkan kapada pihak Polsek Ambarawa. Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid yang ikut memimpin jalannya evakuasi memberikan penjelasan atas penemuan mayat tersebut.
"Kami menerima laporan dari saksi Isroni warga Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, dimana saat itu sekitar pukul 09.30 WIB sedang mencari rumput di tepi Sungai Panjang. Sesaat mencari rumput, saksi mencium bau seperti bangkai dan akhirnya mencari sumber bau tersebut. Dan pihaknya melihat mayat, dengan posisi tertelungkup tersangkut di sampah sungai," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Minggu (26/5).
Bersama pihak BPBD Kabupaten Semarang, Damkar Pos Ambarawa, Relawan Ambarawa, Serta ambulan relawan rumah kemanusiaan Ambarawa (RKA) dan masyarakat sekitar lokasi kejadian personel Polsek Ambarawa ikut melakukan evakuasi, selanjutnya membawa mayat ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.
Terpantau unit Inafis Polres Semarang juga hadir di lokasi, untuk melakukan olah Tempat kejadian perkara maupun visum bersama pihak medis RSUD Ambarawa.
Sesaat setelah dilakukan visum luar oleh pihak RSUD Ambarawa, Mufid kembali menyampaikan bahwa korban berjenis kelamin Laki- laki dan usia diperkirakan di atas 40 tahun.
"Saat ditemukan, tidak ada identitas dalam tubuh mayat. Dan dapat kami sampaikan di awal bahwa korban berjenis kelamin laki laki, dengan usia sekitar diatas 40 tahun. Diperkirakan korban meninggal lebih dari 48 Jam, dengan kondisi tubuh tidak ada tanda-tanda kekerasan, baik benturan benda tumpul atau benturan benda tajam," tandasnya.
Polres Semarang masih berupaya mengetahui identitas korban, dan juga meminta keterangan saksi saksi di sekitar lokasi kejadian. Adapun jenazah berada di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.
Ciri-ciri korban tinggi kurang lebih 167 hingga 170 Cm, rambut ikal dan berjenggot.