Aktivis 98 nilai Dudung Abdurachman cocok jadi Gubernur Jakarta

Dudung Abdurachman merupakan tokoh yang cocok menjadi Gubernur Jakarta. Pegalaman sebagai prajurit hingga jenderal bintang empat dengan jabatan terakhir Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ditambah pengalaman menjadi Pangdam Jayakarta (2020-2021), menjadi bukti untuk tidak meragukan kemampuan dan ketokohan Dudung.

Update: 2024-05-29 12:08 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Dudung Abdurachman merupakan tokoh yang cocok menjadi Gubernur Jakarta. Pegalaman sebagai prajurit hingga jenderal bintang empat dengan jabatan terakhir Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ditambah pengalaman menjadi Pangdam Jayakarta (2020-2021), menjadi bukti untuk tidak meragukan kemampuan dan ketokohan Dudung.

“Kriteria utama seorang gubernur, adalah kepemimpinan. Mampu mengkoordinasikan semua potensi birokraksi untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Perjalanan karir Dudung yang meniti dari bawah hingga menjadi KSAD, sudah menjadi bukti kemampuan Dudung,” ujar Ketua Ikatan Aktivis '98, Immanuel Ebenezer di Jakarta, Rabu (29/5). 

Tokoh relawan yang lebih dikenal sebagai Noel ini, mengungkapkan, selain sebagai prajurit berbakat, Dudung juga pembelajar yang tekun. Di sela-sela melaksanakan tugas sebagai tentara, Dudung mengambil pendidikan mulai dari S1, S2 hingga S3, semuanya sekitar ekonomi. Bahkan menjadi Gurubesar Manajemen Strategis Sekolah Tinggi Hukum Militer (2023).

Noel mengakui, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang, banyak bakal calon Gubernur Jakarta yang merupakan tokoh berprestasi. Kemampuan nama-nama yang sudah muncul hingga sekarang ini, tak perlu diragukan lagi merupakan tokoh-tokoh mumpuni yang layak diperhitungkan masyarakat.

“Kemapuan dan ketokohan Dudung Abdurachman tak perlu diragukan, maka sosok satu pantas dilirik para partai politik (parpol) untuk diusung menjadi calon. Soal elektrabilitas, mayoritas warga Jakarta tahu Jenderal Dudung, masyarakat tahu kemampuan Dudung ketika menjadi Pangdam Jayakarta,” kata Noel.

Berbagai prestasi yang diraih Dudung saat menjadi Pangdam Jayakarta, sudah barang tentu tetap membekas dalam benak masyarakat. Dudung mampu mengenali masalah dengan cepat, mampu mencari solusi dan bisa mengeksekusi. Masyarakat jangan lupa, kemampuan eksekusi harus menjadi kriteria penting.

Sebab kalau soal rencana pembangunan untuk Jakarta, sudah terlalu banyak. Mulai dari rencana pemerintah daerah, pemerintah pusat, studi lembaga-lembaga asing, sudah tak terhitung jumlahnya. Maka yang diperlukan adalah kemampuan mengekselusi. Kalau tidak dilaksanakan, rencana akan tetap rencana.

Jenderal (Purn) Prof Dr Haji Dudung Abdurachman SE MM, lahir 19 November 1965, adalah purnawirawan dengan jabatan terakhir KSAD (2021-2023). Ia merupakan lulusan Akademi Militer (1988B). 

Tags:    

Similar News