Presiden Jokowi melaksanakan salat Iduladha 1445 H di lapangan Simpang Lima, Semarang

Presiden Jokowi melaksanakan solat Iduladha 1445 H di lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah. Presiden mengenakan baju koko berwarna putih dengan jas hitam dan kain sarung coklat dengan corak batik. Sementara itu negara Iriana Jokowi mengenakan pakaian muslim gamis berwarna putih.

By :  Widodo
Update: 2024-06-17 08:36 GMT
Presiden Jokowi melaksanakan salat iduladha 1445 H di lapangan Simpang Lima, Semarang. (foto/video: ELSHINTA Radio/Hutomo Budi)

Elshinta.com - Semarang - Presiden Jokowi melaksanakan salat iduladha 1445 H di lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah.

Presiden mengenakan baju koko berwarna putih dengan jas hitam dan kain sarung coklat dengan corak batik. Sementara itu negara Iriana Jokowi mengenakan pakaian muslim gamis berwarna putih.

Presiden tiba di lapangan simpang lima, Semarang, Jawa Tengah sekitar pukul 06.05 wib.

Kepala negara saat melaksanakan salat iduladha 1445 H didampingi ibu negara Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sujana, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro mayjen TNI Deddy Suryadi. 

Adapun menjadi imam salat iduladha 1445 H yakni pengasuh pondok pesantren Nurul Quran Semarang Jateng KH Zaenuri Al Hafidz dan bertindak sebagai khatib Ketua KPU RI, Hasyim Asyari dengan khutbah bertemakan Qurban sebagai ujian keimanan. 

Dalam khutbahnya, ketua KPU RI Hasyim Asyari selaku khatib menyampaikan bahwa pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail patut kita teladani dan ikuti, dalam pengertian bahwa kita dengan kemampuan yang ada, bersedia mematuhi dan menaati perintah Allah  dengan mengorbankan sebagian dari harta yang kita miliki dan mengorbankan apa yang kita lakukan yang dipandang tidak sesuai dengan perintah dan tuntunan Allah.

Pada hari raya Iduladha diperintahkan kepada mereka yang mampu untuk menunjukkan kesediaan berkurban dengan 
penyembelihan seekor hewan ternak. 

Penyembelihan terhadap hewan qurban itu mengalirkan darah dan menghasilkan daging yang akan dibagi-bagikan kepada yang berhak.

Patut kiranya dicatat bahwa yang dinilai oleh Allah dalam penyembelihan itu bukan darah yang terpancar dan bukan pula daging yang bergelimpangan itu, melainkan kesucian jiwa dan keikhlasan hati serta kesediaan melakukan kurban.

Usai melaksanakan solat idul adha 1445 H, kepala negara menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi jenis simental dengan berat 1,25 ton untuk masjid raya Baiturrahman Semarang Jawa Tengah pada iduladha 1445 H. Penyerahan secara simbolis diberikan ke DKM Masjid raya Baiturrahman Semarang Jawa Tengah. 

Usai menyerahkan sapi qurban dengan usia lebih kurang 5 tahun secara simbolis kepada DKM Masjid Raya Baiturrahman, Presiden menyapa ribuan warga masyarakat yang telah menunggunya di depan masjid Baiturrahman dengan membagikan kaos berwarna hitam.

Selepas itu kepala negara, ibu negara Iriana Jokowi berserta rombongan kembali ke hotel Padma Semarang, Jawa Tengah. (hub)

Tags:    

Similar News