Menag : Fasilitas dan Konsumsi Harus Terpenuhi

Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan agar program tanazul bagi Jemaah yang mabit di mina perlu digencarkan lagi.

Update: 2024-06-21 20:52 GMT
Sumber foto: Radio Elshinta/ Yuniar K MCH 2024

Elshinta.com - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan agar program tanazul bagi Jemaah yang mabit di mina perlu digencarkan lagi. 

 

“Iya saya kira penambahan armada ini bagus. Ada problem di tanazul itu sebenarnya solusinya bukan kemah khusus tetapi memberikan sarana transportasi jemaah yang mau tanazul itu bisa kembali degan mudah.”

 

Tanazul sendiri merupakan pemulangan jemaah haji melalui kloter yang berbeda dengan kloter keberangkatan karena alasan sakit dan kriteria layak terbang. 

 

Yaqut melanjutkan, meski penambahan armada ini bagus, hal itu perlu dipikirkan ulang mengingat padatnya lalu lintas di Mekkah. 

 

“Mengingat lalu lintas pasti padat oleh jemaah apalagi kalau ditambah dengan adanya skema transportasi konsumsi juga susah. Makanya ini perlu dipayakan dengan baik.” terang Yaqut. 

 

Lebih lanjut Yaqut menerangkan, terkait dengan pelayanan haji merupakan hal yang berkaitan satu sama lain. 

 

“Jadi bicara soal layanan jemaah haji ini layanan yang tidak bisa masing-masing berdiri sendiri. Jadi kalau bicara Arafah kita akan bicara Muzdalifah, bicara Muzdalifah kita akan bicara Mina, dan seterusnya.” Jelas Yaqut.

Tags:    

Similar News