Temuan mayat di aliran Sungai Krapyak, Tegal gegerkan warga

Warga Dawuhan TR. 4 RW.1 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Krapyak pada Senin (2/7) pagi. Mayat tersebut diketahui berinisial J, warga setempat.

Update: 2024-07-02 16:56 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga Dawuhan RT. 4 RW.1 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Krapyak pada Senin (2/7) pagi. Mayat tersebut diketahui berinisial J, warga setempat.

Menurut keterangan warga Iwan, sekitar pukul 08.40 WIB bahwa telah ditemukan sesosok mayat terapung di Sungai Krapyak, yang merupakan aliran sungai yang membatasi wilayah Desa Dawuhan.

"Saya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Desa Dawuhan, dan melaporkan langsung ke Pak Kades. Setelah itu melakukan koordinasi atau melaporkan ke pihak Polsek Talang. Selang berapa lama pihak Polsek tiba bersama Babinsa dari Kodim 0712 Tegal dan langsung melakukan pengecekan serta evakuasi di lokasi. Setelah diperiksa, korban diketahui berinisial J, warga Desa Dawuhan RT. 4 RW.1," ungkap Iwan.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, jasad korban dalam kondisi membiru dan diduga telah berada di perairan selama beberapa jam. Pihak kepolisian setempat dari Polsek Talang juga telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Talang Aiptu Mustofa.

Sementara itu korban langsung dibawa ke rumah duka oleh pihak kesehatan dari puskesmas bersama pihak dari Polsek Talang dan dilakukan otopsi di rumah duka.

Kanit Reskrim Polsek Talang Aiptu Mustofa mengatakan, pihaknya telah melakukan identifikasi awal dan meminta keterangan dari keluarga korban. Dari hasil sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dari petugas kesehatan yang disaksikan oleh pihak keluarga, Kepala Desa Dawuhan, dan kami dari Reskrim Polsek Talang, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban," jelas Aiptu Mustofa seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (2/7). 

Dan korban langsung dilakukan pemulasaraan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum desa dawuhan.

Tags:    

Similar News