Tingkatkan kesehatan reproduksi, 102 anak di Boyolali ikuti khitan massal 

Tim Penggerak  Pemberdayaan Kesejahteraan Kaluarga (PKK) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, gelar khitan massal  di Desa Catur, Kecamatan Sambi pada Rabu (10/07/2024).

Update: 2024-07-11 14:56 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim Penggerak  Pemberdayaan Kesejahteraan Kaluarga (PKK) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, gelar khitan massal  di Desa Catur, Kecamatan Sambi pada Rabu (10/07/2024). Kegiatan tersebut diberi nama 'Khitan Ceria Anak Sholeh' Kabupaten Boyolali dan dilaksanakan bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Boyolali.

Ketua Panitia yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy M. Said Hidayat mengatakan, salah satu tujuan diadakan kegiatan tersebut  sebagai bentuk kepedulian TP PKK, Baznas dan PPNI Kabupaten Boyolali pada anak yang kurang mampu dan upaya untuk mengisi liburan sekolah.

“Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi pada anak dan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian TP PKK Kabupaten Boyolali, Baznas Kabupaten Boyolali dan PPNI Kabupaten Boyolali kepada anak keluarga kurang sejahtera,” kata Desy seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Kamis (11/7). 

Sementara itu, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat mengapresiasi gelaran Khitan Ceria Anak Sholeh Kabupaten Boyolali Tahun 2024. Kata Bupati di tahun ketiga pelaksanaan khitan ini antusias peserta cukup meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tentunya ini harus kita syukuri. Semoga tumbuh besar dan menjadi anak anak yang tumbuh dengan keceriaan, anak anak yang sholeh, dan ke depan menjadi bagian dari generasi penerus pembangunan di Kabupaten Boyolali,” ungkap Bupati Said. 

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Boyolali, Jamal Yazid mengatakan bahwa peserta mendapatkan berbagai fasilitas dari Baznas Kabupaten Boyolali. Fasilitas tersebut berwujud biaya khitan, tas, peralatan sekolah, sarung, kaos, dan uang saku sebesar Rp250.000 per anak dengan total nilai sebesar Rp94.120.000.

“Harapannya agar anak anak dapat menjadi anak yang sholeh dan sehat. Apalagi ini dana keumatan dana keagamaan. Insyallah mampu mendorong dan melahirkan generasi generasi yang sholeh dan sehat. Dan kita selalu memanfaatkan moment libur sekolah,” kata Jamal Yazid.

Tags:    

Similar News