Dinarpus Brebes terus perluas pelayanan dan jadi pusat literasi
Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terus berupaya untuk memperluas pelayanan dan menjadikannya sebagai pusat literasi yang dinamis dan inovatif.
Elshinta.com - Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terus berupaya untuk memperluas pelayanan dan menjadikannya sebagai pusat literasi yang dinamis dan inovatif.
Komitmen ini sejalan dengan visi misi dinas untuk memastikan akses masyarakat terhadap sumber daya pengetahuan dan literasi menjadi lebih mudah, memenuhi tuntutan zaman yang semakin kompleks, serta mendukung pertumbuhan pendidikan dan pengetahuan di Kabupaten Brebes.
Dengan menghadirkan 8 Inovasi yang diinisiasi Perpustakaan Daerah Brebes, kini perpustakaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai pengguna layanan perpustakaan.
Beberapa inovasi tersebut terdiri dari: Perpustakaan goes to lapas, Peterpan (Perpustakaan Terapan), Dongkrak Perpustakaan (Dongeng Kreasi Anak Perpustakaan), Komppeni (Komunitas Menulis Pemula Perpustakaan Masa kini), Termoklaspus (Teater Modeling Kelas Perpustakaan), Kuper Bakiak (Kunjungan Perpustakan Bawa Pulang KIA Yuk), Cinepus (Cinema Perpustakaan), Ibrebes & Ipusda (perpustakaan Digital).
Dinas juga aktif dalam mengadakan program literasi berbasis teknologi. Workshop dan pelatihan literasi yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengakses dan memproses informasi. Program ini penting untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi era digital yang semakin pesat.
Selain layanan digital, Perpustakaan Kabupaten Brebes juga mengembangkan program literasi kreatif. Berbagai kegiatan seperti klub baca, seminar, keterampilan dan diskusi buku diadakan untuk mendorong minat baca dan pengembangan literasi kreatif di kalangan masyarakat.
"Kami ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca buku, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berdiskusi, dan berkarya," ujar Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Brebes Neli Silfia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (11/7).
Perpustakaan juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal. Dinas berkolaborasi dengan komunitas dan lembaga terkait untuk menghimpun dan melestarikan koleksi dokumen dan artefak budaya lokal. Koleksi ini kemudian bisa diakses oleh masyarakat untuk mempelajari dan melestarikan warisan budaya Kabupaten Brebes.
Perpustakaan Daerah Brebes juga menyediakan ruangan baca yang nyaman dan diperluas, dilengkapi dengan fasilitas modern seperti wifi dan komputer, serta menyediakan beragam koleksi buku dan sumber belajar lainnya.
Komitmen Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes untuk menjadi pusat literasi yang dinamis dan inovatif menunjukkan dedikasi dalam mewujudkan masyarakat Brebes yang cerdas dan berdaya saing. Melalui berbagai program dan inovasi yang terus dikembangkan, Dinas berharap dapat mendorong minat baca, meningkatkan literasi, dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Brebes.