Pemkab Sukoharjo gabungkan tiga layanan aplikasi internal pemerintahan
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mengintegrasikan tiga aplikasi layanan administrasi kepemerintahan dengan sistem single sign on (SSO).
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mengintegrasikan tiga aplikasi layanan administrasi kepemerintahan dengan sistem single sign on (SSO). Tiga layanan aplikasi untuk aparatur sipil negara (ASN) yang digabung adalah layanan cuti pegawai atau Sistem Informasi Permohonan Cuti Tahunan (Sipecut), arsip kepegawaian atau Sistem Informasi Arsip Kepegawaian (Siaga) dan data kepegawaian atau Sistem informasi kepegawaian (Simpeg).
Menurut Kabid Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Sukoharjo, Sunarno mengatakan, ASN di Sukoharjo sampai saat ini menggunakan sekitar 50-an aplikasi untuk mengakses layanan administrasi pemerintahan. Pemerintah daerah melaksanakan konsolidasi dan integrasi aplikasi untuk menyederhanakan akses layanan digital atau elektronik tersebut denngan sistem SSO.
"Mengintegrasikan tiga layanan dulu untuk jangka pendeknya. ASN bisa mengakses ketiganya menggunakan satu akun dan satu password," kata Sunarno seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (20/7).
Ia menyatakan, saat ini baru tiga aplikasi layanan yang tergabung menggunakan SSO. Dinas akan berupaya menarik aplikasi lain bergabung dengan portal SSO karena lebih memudahkan layanan dan lebih sederhana. Karena kenyataannya ASN menggunakan jumlah layanan aplikasi internal lebih dari 50 jenis.
Layanan SSO untuk sementara hanya diperuntukkan bagi ASN guna menunjang percepatan transformasi digital sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Namun tidak menutup kemungkinan, aplikasi ini juga diberlakukan untuk masyarakat umum saat mengakses layanan publik milik pemerintah.
Sunarno menyebutkan, langkah pemkab menyederhanakan layanan aplikasi digital ini memerlukan tiga tahap yakni jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Mengingat mengintegrasikan aplikasi membutuhkan waktu untuk penelitian dan kajian yang cukup rumit. Targetnya, SSO menjadi aplikasi spion yang akan menaungi seluruh layanan dengan menggunakan satu kredensial.
"Lima atau enam bulan kedepan kami harap bisa mengintegrasikan aplikasi lain ke SSO," jelasnya